FAKFAK,PinFunPapua.com – Suasana haru, bangga, dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan Penyematan dan Pentas Seni KB Kartika XXII-8 Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII Kasuari yang digelar di Teras Komsos Kodim 1803/Fakfak, Jalan Moh. Yamin, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 1803/Fakfak, Ny. Bia Wahlin Rahman, serta dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikpora Kabupaten Fakfak Ani Nurholilah, S.Sos., M.M., Kepala Sekolah Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 1803/Fakfak Ny. Martina P. Masombe, Pengawas PAUD dan TK Disdikpora Kabupaten Fakfak Ny. Siti Chalimah, pengurus yayasan, para guru, orang tua murid, serta siswa-siswi KB Kartika XXII-8.
Dalam sambutannya, Ny. Bia Wahlin Rahman menyampaikan bahwa meskipun Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII Kasuari baru berusia sekitar 10 bulan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai pengembangan sarana dan program pembelajaran.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah renovasi gedung sekolah guna menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak. Ke depan, yayasan juga berencana mengembangkan berbagai program unggulan seperti seni tari, drumband, dan pembelajaran luar kelas untuk melatih kreativitas, keberanian, serta membangun mimpi anak sejak usia dini.
“Anak-anak adalah amanah dan harapan masa depan. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta memiliki cita-cita tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini melalui pembiasaan etika, nilai-nilai agama, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih bijak dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak serta menggantinya dengan aktivitas yang mampu merangsang perkembangan imajinasi dan pengetahuan, seperti membaca buku cerita dan mendongeng sebelum tidur.
“Budaya membaca harus ditanamkan sejak kecil karena buku adalah jendela dunia. Anak yang gemar membaca akan memiliki wawasan luas dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” pesannya.
Prosesi penyematan selendang kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di KB Kartika XXII-8 menjadi momen yang penuh makna dan kebanggaan bagi orang tua maupun para guru. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan lagu dari para siswa, persembahan lagu “Terima Kasih Bunda” oleh Ananda Fansa, penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan orang tua, serta pentas seni yang menampilkan bakat dan kreativitas peserta didik.
Perwakilan orang tua murid menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik atas kesabaran serta dedikasi dalam membimbing anak-anak. Mereka juga berharap pembangunan fasilitas sekolah dapat segera diselesaikan, program drumband terus dikembangkan, serta kolaborasi antara sekolah, yayasan, orang tua, dan masyarakat semakin kuat.
Kegiatan yang berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.
“Setiap anak adalah benih masa depan yang harus dirawat dengan kasih sayang, ilmu, dan keteladanan. Dari tangan para guru dan dukungan orang tua, lahirlah generasi penerus yang akan membawa perubahan bagi bangsa dan daerahnya.”
(Penulis: Risman Bauw).
