MANOKWARI,PinFunPapua.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026). Pembukaan ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut berlangsung meriah dan dihadiri para peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, tokoh agama, pejabat pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan apresiasi terhadap tema Pesparawi Nasional XIV, yakni “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu” dengan subtema “Puji-pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan di Tanah Papua”. Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang sangat relevan dengan semangat membangun persatuan, mempererat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
“Saya mengapresiasi tema Pesparawi Nasional XIV Papua Barat. Tema ini sangat relevan dan patut kita dukung bersama karena membawa pesan perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua,” kata Gibran.
Ia mengatakan, pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap percepatan pembangunan di Tanah Papua. Karena itu, pembangunan Papua menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Gibran, berbagai program strategis telah dan sedang dijalankan pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat Papua. Program tersebut meliputi pembangunan rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, infrastruktur Jalan Trans Papua, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pengembangan kawasan kampung nelayan.
“Melalui berbagai program ini, harapannya dapat mengurangi ketimpangan pembangunan, memperluas akses pelayanan bagi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara merata,” ujarnya.
Wapres menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran dan program pemerintah, tetapi juga memerlukan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga persatuan serta memperkuat semangat kebersamaan.
“Untuk melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat persaudaraan, dan terus membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Menurut Gibran, Pesparawi Nasional tidak sekadar menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarumat, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta memperkokoh semangat persatuan dalam keberagaman.
Ia berharap penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah, mempererat persatuan bangsa, serta membawa pesan damai dari Tanah Papua kepada seluruh Indonesia.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia yang berkompetisi dalam berbagai kategori lomba paduan suara dan musik gerejawi.
Selain menjadi ajang pembinaan seni dan pelayanan gerejawi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta sektor pariwisata di Papua Barat.
Pembukaan Pesparawi ke XIV dihadiri, Menteri ESDM, Wakil Menteri Dalam Negeri,perwakilan Kementrian agama. Serta unsur pejabat lainnya, Gubernur Papua Barat, Gubernur Papua Barat, Wakil Gubernur Papua Barat Gubernur Malaku, Gubernur Maluku Utara, Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Menteri dalam Negeri, Wakil Gubernur Papua, Ketua DPR Papua Barat, Ketua MRP Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Pangdam 18 Kasuari Bupati Manokwari, Wakil Bupati Manokwari.
(Penulis : Dhy).
