FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen TNI AD dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus diwujudkan melalui peningkatan kemampuan personel. Salah satunya dilakukan Kodim 1803/Fakfak dengan menggelar latihan pengoperasian mobil pemadam kebakaran (Damkar) bagi anggotanya di Makodim 1803/Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (13/7/2026).
Latihan ini menjadi bagian dari upaya membekali prajurit dengan keterampilan teknis agar mampu merespons secara cepat, tepat, dan profesional ketika terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di wilayah binaan.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota menerima materi sekaligus praktik lapangan, mulai dari pengenalan fungsi kendaraan pemadam, prosedur pengoperasian, penggunaan pompa air, teknik penggelaran selang, hingga langkah-langkah dasar penanganan kebakaran. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengedepankan standar keamanan dan keselamatan kerja.
Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan prajurit agar selalu siap mendukung tugas kemanusiaan sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kemampuan yang baik dalam mengoperasikan mobil pemadam kebakaran. Dengan kesiapsiagaan yang terus diasah, diharapkan anggota dapat bertindak cepat dan profesional saat dibutuhkan untuk membantu penanggulangan kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” ujar Dandim.
Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan nilai tambah yang harus dimiliki setiap prajurit di tengah dinamika tantangan di lapangan. Selain menjalankan tugas pokok menjaga pertahanan negara, TNI juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat saat menghadapi musibah dan situasi darurat.
Dandim menambahkan, Kodim 1803/Fakfak akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya prajurit melalui berbagai program latihan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan personel yang terlatih dan siap siaga, diharapkan kehadiran TNI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana dan kegiatan kemanusiaan.
“Kesiapsiagaan bukan sekadar kemampuan bertindak saat bencana datang, tetapi juga wujud kepedulian untuk melindungi sesama. Sebab, latihan yang dilakukan hari ini dapat menjadi penyelamat bagi banyak nyawa di kemudian hari.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
