FAKFAK,PinFunPapua.com – Tradisi bukan sekadar cerita masa lalu. Di dalamnya tersimpan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan identitas sebuah masyarakat. Pesan itulah yang terlihat dalam Festival Tradisional Pasar Barter yang digelar di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (12/9/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., didampingi Ketua Persit KCK Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak, Ny. Bia Wahlin, hadir dalam festival yang menjadi bagian dari upaya masyarakat mempertahankan tradisi pasar barter yang diwariskan secara turun-temurun.
Festival tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.
Bagi masyarakat pesisir Fakfak, pasar barter bukan hanya aktivitas pertukaran barang. Tradisi ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat, memperkuat hubungan sosial sekaligus menjaga nilai kebersamaan yang telah hidup dari generasi ke generasi.
Dandim 1803/Fakfak memberikan apresiasi terhadap masyarakat dan pemerintah daerah yang terus menjaga keberadaan tradisi tersebut. Menurutnya, kearifan lokal merupakan kekayaan yang tidak ternilai dan menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Fakfak.
Ia menilai, tradisi pasar barter memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar transaksi ekonomi. Di dalamnya terdapat semangat persaudaraan, kebersamaan, toleransi, serta penghormatan terhadap sesama.
“Kearifan lokal seperti pasar barter harus terus dijaga karena di dalamnya terdapat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan dan toleransi yang sudah diwariskan oleh para leluhur,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Dandim bersama Ketua Persit KCK Cabang XIV menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat adat sekaligus komitmen untuk ikut menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi kekuatan sosial masyarakat Fakfak.
Festival Tradisional Pasar Barter juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, festival tersebut dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar mengenal, mencintai, dan meneruskan warisan budaya daerah.
Sebab, budaya yang tidak dirawat akan perlahan dilupakan, sementara tradisi yang dijaga akan menjadi jembatan yang menghubungkan generasi hari ini dengan leluhurnya.
Dengan semangat tersebut, Festival Tradisional Pasar Barter diharapkan terus berkembang menjadi agenda budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Fakfak kepada generasi muda dan masyarakat luas, sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
(Jurnalis : Risman Bauw).
