FAKFAK,PinFunPapua.com – Ketika musim kemarau membuat air bersih semakin sulit diperoleh, kepedulian menjadi sangat berarti. Polres Fakfak merespons kondisi tersebut dengan menyalurkan 6.600 liter air bersih kepada Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Fakfak, Rabu (23/9/2026).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan Gereja dan Pastoran Santo Yosep, termasuk mengisi tempat penampungan air serta menunjang kebutuhan fasilitas toilet yang digunakan umat saat menjalankan aktivitas peribadatan.
Penyaluran air bersih dipimpin langsung Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H. bersama sejumlah personel Polres Fakfak. Kapolres tidak hanya memberikan arahan dari luar, tetapi ikut turun langsung memastikan bantuan benar-benar tersalurkan.
Kapolres terlihat memegang selang dan mengarahkan aliran air dari truk tangki menuju tempat penampungan milik gereja. Sejumlah personel turut membantu mengatur aliran hingga proses pengisian selesai.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran disambut Pastor Paroki Santo Yosep Fakfak, RP Alex Fabianus, Pr. Pastor Alex mendampingi Kapolres selama berada di lingkungan gereja, termasuk ketika proses penyaluran air berlangsung.
Pastor Alex: Bentuk Perhatian yang Berarti
Pastor Alex Fabianus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Fakfak atas perhatian yang diberikan kepada Gereja Katolik Santo Yosep di tengah keterbatasan air bersih.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kunjungan langsung pertama Kapolres Fakfak ke lingkungan Gereja Katolik Santo Yosep untuk melihat kondisi gereja.
“Ini merupakan kunjungan pertama secara langsung ke gereja. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada Gereja Katolik,” ujar Pastor Alex.
Ia menilai perhatian Kapolres tidak hanya ditujukan kepada gereja, tetapi juga kepada berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres yang memiliki perhatian besar, bukan hanya kepada gereja, tetapi juga kepada berbagai pihak melalui penyaluran bantuan air bersih,” katanya.
Pastor Alex menegaskan, Gereja Katolik akan terus membangun dan memperkuat kolaborasi dengan Polres Fakfak, terutama dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Fakfak.
Ia berharap komunikasi dan silaturahmi antara gereja, pemerintah dan kepolisian dapat terus dijaga.
“Kami akan terus menjaga hubungan silaturahmi antara pihak gereja dan pemerintah melalui Polres Fakfak, terutama dalam bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Fakfak. Kami berharap melalui penyaluran bantuan air ini, hubungan tersebut semakin kuat,” ujarnya.
Respons Cepat Setelah Mendapat Informasi Kekurangan Air
Sementara itu, Seksi Komunikasi Sosial (Komsos) Dewan Paroki Santo Yosep Fakfak, Ronaldo Josef Letsoin, turut menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kapolres Fakfak.
“Terima kasih kepada Pak Kapolres yang telah memberikan perhatian kepada siapa saja tanpa membeda-bedakan,” ujar Ronaldo.
Ronaldo menjelaskan, pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIT, dirinya menghubungi Kapolres Fakfak melalui WhatsApp untuk menyampaikan kondisi kekurangan air di lingkungan gereja akibat musim kemarau.
Saat itu, kata dia, bak penampungan air yang digunakan untuk kebutuhan Pastoran dan fasilitas toilet gereja sudah dalam kondisi kosong.
“Kami menyampaikan bahwa pada musim kemarau ini, kami di gereja mengalami kekurangan air. Bahkan, bak penampungan air yang digunakan untuk kebutuhan Pastoran, termasuk untuk melayani kebutuhan rumah pastor, serta kebutuhan toilet gereja, sudah tidak memiliki persediaan air. Kondisinya sudah kering total,” jelasnya.
Menurut Ronaldo, air bersih menjadi kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas peribadatan dan pelayanan umat.
“Ketika umat datang beribadah dan membutuhkan fasilitas toilet, tentu air menjadi kebutuhan penting. Namun, saat itu persediaan di bak penampungan sudah benar-benar habis,” katanya.
Informasi tersebut kemudian mendapat respons cepat dari Kapolres.
“Sekitar pukul 10.00 WIT kami berkomunikasi, kemudian sebelum pukul 12.00 WIT, Pak Kapolres kembali menghubungi saya dan menyampaikan bahwa beliau sudah dalam perjalanan. Tidak lama kemudian, beliau sudah tiba di halaman gereja bersama personel dan membawa bantuan air bersih,” ungkap Ronaldo.
Sampaikan Salam Hormat Ketua Dewan Paroki
Dalam kesempatan tersebut, Ronaldo juga menyampaikan salam hormat dari Ketua Dewan Paroki Santo Yosep Fakfak, Josep Goenawan, kepada Kapolres Fakfak.
Josep Goenawan tidak dapat hadir secara langsung karena berhalangan.
“Bapak Ketua Dewan Paroki tidak sempat hadir bersama kami di sini. Beliau menyampaikan salam hormat kepada Bapak Kapolres,” ujar Ronaldo.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan Polres Fakfak.
“Puji Tuhan, terima kasih kepada Pak Kapolres untuk semua kerja sama dan bantuan air yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurut Ronaldo, bantuan tersebut tidak hanya menyelesaikan kebutuhan air untuk sementara, tetapi juga memperkuat hubungan silaturahmi antara Gereja Katolik Santo Yosep dan Polres Fakfak.
“Ini juga menjadi bagian dari hubungan silaturahmi antara kami, pihak gereja, dengan Kapolres. Selama beliau memimpin di Kabupaten Fakfak, kami akan terus membangun kolaborasi antara pihak gereja dan kepolisian untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Fakfak,” pungkasnya.
Bantuan air bersih tersebut menjadi gambaran sederhana tentang arti kehadiran di tengah masyarakat. Di saat kebutuhan dasar menjadi persoalan, kepedulian tidak harus selalu hadir dalam bentuk besar.
Sebab, air yang mengalir mungkin hanya mengisi sebuah bak penampungan, tetapi kepedulian yang menyertainya dapat mengisi ruang yang lebih besar: kepercayaan, persaudaraan dan kemanusiaan.
Di Fakfak, perbedaan tempat dan latar belakang tidak harus menjadi batas untuk saling membantu. Ketika kebutuhan manusia sama, kepedulian pun semestinya tidak mengenal sekat.
(Jurnalis : Risman Bauw).
