FAKFAK,PinFunPapua.com – Kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Fakfak mendapat perhatian serius dari Polres Fakfak.
Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke lapangan membagikan masker gratis kepada pelajar dan masyarakat di sejumlah titik di wilayah Distrik Fakfak, Selasa (29/9/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.50 WIT tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
Didampingi Kabag Ops Polres Fakfak AKP Ilham, S.H., M.M., serta sejumlah personel berdasarkan Surat Perintah Kapolres Fakfak Nomor: Sprin/585/IX/HUK.6.6./2026, AKBP Naim Ishak menyambangi MTs Negeri Fakfak, Madrasah Aliyah Negeri Fakfak hingga kawasan Jalan Yos Sudarso.
Masker medis jenis GEA Masker Medis Earloop dibagikan kepada para pelajar maupun masyarakat sebagai langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan udara yang kurang sehat.
Namun, kunjungan Kapolres tidak berhenti pada pembagian masker. Di hadapan para siswa MTs Negeri Fakfak, AKBP Naim Ishak juga menitipkan pesan penting tentang pendidikan, masa depan dan kedisiplinan.
Ia meminta para pelajar tidak menyia-nyiakan masa sekolah serta menghormati guru dan orang tua. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang tertulis di dalam buku, tetapi juga tentang pengalaman, nasihat dan keteladanan yang diberikan para pendidik.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua, hormati guru, dan ikuti arahan yang baik dari Bapak dan Ibu Guru,” pesan Kapolres kepada para siswa.
AKBP Naim juga mengingatkan bahwa keterbatasan lingkungan maupun daerah bukan alasan bagi seorang anak untuk berhenti bermimpi. Kesempatan mendapatkan pendidikan, kata dia, harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal untuk menatap masa depan.
Dari sekolah mana pun, menurutnya, dapat lahir generasi yang kelak mampu berkiprah dan memberikan manfaat di berbagai bidang.
Keselamatan Pelajar Jangan Dipertaruhkan
Selain pendidikan dan kesehatan, keselamatan berlalu lintas juga menjadi perhatian Kapolres Fakfak.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur dan memenuhi ketentuan, termasuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pesan tersebut juga ditujukan kepada para orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum waktunya berkendara.
Bagi Kapolres, keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama dan tidak seharusnya dipertaruhkan hanya demi memberikan kemudahan.
“Keselamatan bukan sesuatu yang bisa ditukar dengan kemudahan. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada kehilangan masa depan,” menjadi pesan bijak yang relevan dengan pentingnya disiplin berlalu lintas bagi generasi muda.
Masker Bukan Sekadar Pelindung
Di tengah kondisi udara yang berkabut, AKBP Naim juga mengajak para siswa menjadikan kesehatan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Penggunaan masker ketika kondisi udara kurang baik maupun saat sedang sakit, menurutnya, tidak boleh dianggap sepele.
Ia juga meminta para siswa untuk menyampaikan kondisi kesehatan kepada orang tua maupun guru apabila mengalami gangguan kesehatan sehingga dapat segera memperoleh penanganan yang diperlukan.
Kegiatan pembagian masker tersebut berakhir sekitar pukul 07.50 WIT dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
Lebih dari sekadar membagikan masker, kehadiran Kapolres Fakfak di tengah pelajar dan masyarakat menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap warga tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar.
Sebab, terkadang sebuah masker yang diberikan dengan kepedulian, sebuah nasihat yang disampaikan dengan ketulusan, dan sebuah tindakan kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi langkah besar untuk menjaga kesehatan, keselamatan dan masa depan generasi muda.
Polres Fakfak pun terus mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan, keselamatan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Kabupaten Fakfak agar tetap aman dan kondusif.
(Jurnalis : Risman Bauw).
