MANOKWARI, PinFunPapua.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Yacob Fonataba, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi agar tetap semangat dalam bekerja dan tidak bergantung pada situasi. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dan kedisiplinan ASN sangat menentukan citra pemerintahan di Papua Barat.
Imbauan ini disampaikan Sekda saat memimpin apel rutin gabungan di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin (3/1/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia meminta seluruh ASN untuk tidak menjadikan kondisi sekitar sebagai alasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.
“Saya harap Bapak Ibu dapat menyampaikan kepada rekan-rekan yang lain untuk tetap semangat dan tidak bergantung pada situasi. Jika kita terus-menerus bergantung pada keadaan, maka kita tidak akan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Yacob Fonataba.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan agar ASN tidak hanya datang ke kantor untuk melakukan absensi menggunakan fingerprint, lalu meninggalkan kantor tanpa melaksanakan tugas mereka dengan baik. Ia menyoroti fenomena pegawai yang sekadar hadir untuk memenuhi kewajiban administratif tetapi tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka secara optimal.

“Saya tadi kena macet di jalan dan berpikir ada sesuatu yang terjadi. Namun, setelah saya lihat, ternyata banyak pegawai yang hanya datang untuk fingerprint lalu langsung pulang,” ujarnya dengan nada kecewa.
Menurutnya, kebiasaan seperti ini menunjukkan rendahnya kedisiplinan dan tanggung jawab ASN terhadap pekerjaan mereka. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya meningkatkan etos kerja serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Yacob Fonataba juga memberikan motivasi kepada ASN agar tidak bergantung pada orang lain dalam mencapai kesuksesan. Ia menekankan bahwa keberhasilan seseorang ditentukan oleh diri sendiri dan bukan oleh pihak lain.
“Keberhasilan itu tidak diukur oleh orang lain. Yang menentukan masa depan kita adalah diri sendiri. Oleh karena itu, jangan tergantung pada orang lain. Ingatlah bahwa di rumah, Bapak dan Ibu memiliki keluarga—suami, istri, dan anak-anak—yang menantikan hal-hal baik dari kerja keras kita agar menjadi berkah bagi keluarga,” tuturnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa kinerja ASN Papua Barat juga menjadi perhatian publik. Oleh sebab itu, setiap pegawai harus bekerja dengan baik agar citra pemerintahan Papua Barat semakin positif di mata masyarakat dan instansi lainnya.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, masyarakat pasti memperhatikan bagaimana kinerja ASN di Papua Barat. Oleh karena itu, kita harus bekerja dengan baik agar citra ASN Papua Barat semakin baik,” tegasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh ASN di Papua Barat dapat meningkatkan kedisiplinan, etos kerja, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas mereka demi kemajuan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (JN)
