MANOWARI, PinFunPapua.com – Gubernur Papua Barat menegaskan bahwa optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kemandirian fiskal Papua Barat.
Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa salah satu tantangan utama Papua Barat adalah keterbatasan anggaran jika dibandingkan dengan daerah lain yang memiliki PAD tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus lebih serius dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi yang ada.
“Kita harus mampu mengelola sumber daya yang kita miliki secara lebih baik. Potensi ekonomi Papua Barat sangat besar, tetapi belum sepenuhnya diberdayakan secara optimal,” ujarnya.
Gubernur menekankan bahwa peningkatan PAD tidak hanya menjadi tanggung jawab DPR, tetapi juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait. Ia meminta agar setiap OPD berperan aktif dalam mencari terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah.
“Kinerja BUMD harus terus ditingkatkan. Jika dikelola dengan baik, BUMD bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang signifikan,” tambahnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi terhadap seluruh BUMD yang ada untuk memastikan bahwa mereka beroperasi secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Barat.
“Kita harus optimis bahwa dalam lima tahun ke depan, kita bisa mencapai kemandirian fiskal yang lebih baik. Dengan kerja keras dan sinergi antara semua pihak, Papua Barat bisa berkembang lebih maju dan sejahtera,” tutup Gubernur. (red)
