FAKFAK, PinFunPapua.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat, Iskandar Tassa, A.Md., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Reses II Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Fakfak. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025, dengan menyasar tiga distrik pesisir: Pariwari, Fakfak Tengah, dan Fakfak Timur.
Dengan menempuh jalur darat dan laut, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini turun langsung untuk mendengar aspirasi warga. Kehadiran Iskandar disambut antusias oleh masyarakat yang merasa didengar dan diberi ruang menyampaikan keluhan maupun harapan mereka.
“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mewakili masyarakat Fakfak di DPR Papua Barat. Reses ini adalah momen penting bagi kami untuk mendengar langsung suara rakyat di daerah,” ujar Iskandar dalam sambutannya.
Ragam Aspirasi dari Tiga Distrik
Kunjungan reses tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Di setiap titik kunjungan, berbagai usulan dan permasalahan disampaikan warga. Di Distrik Fakfak Tengah, masyarakat menyuarakan tiga aspirasi utama, yakni bantuan modal usaha, dukungan pendidikan, serta penyediaan akses air bersih yang memadai.

Sementara di Distrik Fakfak Timur, warga mengharapkan bantuan motor viar sebagai sarana transportasi anak-anak sekolah, pembangunan talud pemecah ombak untuk perlindungan pemukiman pesisir, penerangan lingkungan, serta bantuan perahu dan motor tempel bagi nelayan. Aspirasi lain yang juga mengemuka ialah kebutuhan bibit dan pupuk pertanian serta perbaikan bahu jalan sebagai akses penunjang ekonomi.
Adapun di Distrik Pariwari, permintaan masyarakat berfokus pada bantuan alat tangkap ikan, dukungan pendidikan bagi anak sekolah, serta perbaikan infrastruktur jalan lingkungan.
Komitmen Perjuangkan Aspirasi
Menanggapi berbagai aspirasi yang diterimanya, Iskandar menegaskan bahwa seluruh masukan akan dibawa dan disuarakan secara resmi dalam forum DPRD Provinsi Papua Barat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, wakil rakyat, dan pemerintah dalam membangun daerah.
“Semua aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan dalam forum resmi DPR Provinsi. Kami ingin memastikan bahwa apa yang disampaikan masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar diperjuangkan agar bisa diakomodasi dalam program pembangunan yang berkeadilan,” tegasnya.
Iskandar juga menyampaikan bahwa reses merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem demokrasi, karena memperkuat hubungan langsung antara rakyat dan wakilnya, serta memastikan kebijakan yang dibuat berpijak pada realitas lapangan.
Dengan menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir, kegiatan reses ini menjadi bukti konkret bahwa keberpihakan pada rakyat harus dimulai dari keberanian untuk mendengar. Iskandar Tassa kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Fakfak, khususnya di wilayah-wilayah terpencil dan pesisir. (Risman)
