FAKFAK, PinFunPapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk mendukung program nasional Sekolah Rakyat, yang merupakan salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam bidang pendidikan. Program ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan jaminan pendidikan gratis, berkualitas, dan bertaraf internasional.
Fakfak menjadi salah satu daerah prioritas dalam implementasi awal program Sekolah Rakyat. Pemerintah kabupaten telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Kampung Goras Selatan, Distrik Mbahamdandara, untuk pembangunan kompleks sekolah. Meski bangunan fisik belum rampung, kegiatan belajar-mengajar akan tetap dimulai tahun 2025 dengan memanfaatkan Gedung Diklat sebagai lokasi sementara.
“Tahun 2025 ini, Fakfak mulai menerima 100 siswa, terdiri dari 50 siswa SD, 25 siswa SMP, dan 25 siswa SMA. Karena gedung belum dibangun, aktivitas belajar sementara akan menggunakan gedung Diklat,” ungkap Bupati Fakfak, Samaun Dahlan.
Pendidikan Komprehensif dan Berstandar Tinggi
Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga mencakup kebutuhan dasar anak secara menyeluruh. Setiap siswa akan mendapatkan tujuh jenis seragam, makanan bergizi, serta bimbingan dari para guru yang dipilih secara selektif untuk menjamin kualitas pembelajaran.
Dalam hal konsumsi, setiap anak akan menerima makanan dengan nilai gizi yang setara dengan anggaran Rp60.000 per hari. Jika target 1.000 siswa telah terpenuhi, maka total anggaran makan harian akan mencapai Rp60 juta, atau sekitar Rp18 miliar per bulan.
Seleksi Ketat dan Tepat Sasaran
Untuk memastikan program ini menyentuh sasaran yang tepat, pemerintah daerah akan melakukan seleksi calon peserta didik secara ketat. Proses seleksi melibatkan survei langsung ke rumah-rumah penduduk guna memverifikasi kondisi sosial ekonomi calon siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa hanya anak-anak dari keluarga yang benar-benar tidak mampu yang diterima. Ini soal keadilan sosial dan kesempatan yang setara dalam pendidikan,” ujar Bupati Samaun.
Anggaran Besar, Harapan Besar
Total alokasi dana yang disiapkan untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di Fakfak mencapai Rp200 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pengadaan perlengkapan belajar, penyediaan makanan, serta gaji guru dan tenaga pendukung lainnya.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas persoalan angka putus sekolah yang masih tinggi di beberapa wilayah, khususnya Papua Barat. Dengan pendekatan pendidikan menyeluruh, Sekolah Rakyat diyakini dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, disiplin, dan memiliki nilai-nilai kebangsaan yang kuat.
Pemerintah Kabupaten Fakfak menyambut program ini dengan antusias dan bertekad menjadikannya sebagai model keberhasilan yang dapat direplikasi di daerah-daerah lain di Indonesia. (Risman)
