WONDAMA, PinFunPapua.com — Dalam rangka memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, serta sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Distrik Naikere melaksanakan patroli gabungan jarak jauh di wilayah Distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wondama, Kamis (24/7/2025) pagi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1811/Wasior, Lettu Inf. Rocky Siregar, bersama Kapolsek Wasior, Ipda Ruslan, serta melibatkan personel Kodim 1811/TW dan Polsek Wasior. Sebelum memulai patroli, seluruh tim mengikuti apel pengecekan dan pembaruan Arahan Awal Pelaksanaan (AAP) yang dipimpin Danramil Wasior. Apel diakhiri dengan doa bersama sebagai pembuka kegiatan.
Setelah apel, tim patroli gabungan bergerak menuju Distrik Naikere untuk menjemput personel TNI dari Pos Goro dan Kepala Distrik Naikere, Sakeus Takapulungan, beserta stafnya, yang ikut serta dalam patroli.
Kapolres Teluk Wondama, melalui Kapolsek Wasior Ipda Ruslan, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk sinergi konkret antara TNI, Polri, dan pemerintah distrik untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Teluk Wondama.
“Patroli ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mencegah potensi tindak kejahatan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kami juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi wilayah dan siap merespons cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas,” jelas Ipda Ruslan.
Selama patroli berlangsung, aparat melaksanakan pendekatan preventif dan humanis kepada warga yang tengah beraktivitas. Mereka juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Pesan kami kepada seluruh masyarakat adalah tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terpengaruh isu negatif, dan selalu menjalin komunikasi baik dengan aparat keamanan,” imbuh Ruslan.
Kegiatan patroli berlangsung aman, lancar, dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat sebagai bentuk perlindungan dan perhatian dari negara terhadap warganya di daerah terpencil. (red/rls)
