FAKFAK, PinFunPapua.com – Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali digelar di Kampung Arguni dan Kampung Taver melalui pelatihan penguatan UMKM dan kelembagaan usaha lokal. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Desember 2025, dengan fokus untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pesisir.
Pelatihan menghadirkan materi utama tentang pengelolaan keuangan usaha, analisis bisnis, serta strategi pemasaran. Seluruh materi disusun untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha lokal yang selama ini berperan dalam rantai ekonomi masyarakat pesisir.
Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Darwis Umabaihi, menjelaskan melalui wawancara via WhatsApp, Senin (8/12/2025), bahwa pelatihan ini diselenggarakan di Kampung Arguni dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Jasa Akuntan VMJ Consulting Papua.

Peserta berasal dari beragam unit usaha, mulai dari produsen ikan abon, pemilik kios, pelaku usaha CV, hingga pengurus Koperasi Enenem Jaya, yang selama ini menjadi pemasok ikan untuk masyarakat sekitar maupun LNG BP Tangguh.
Materi yang diberikan meliputi pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan keuangan, laporan laba-rugi, dan arus kas. Peserta juga berlatih cara menghitung harga pokok produksi khususnya untuk olahan pangan lokal, serta mempelajari teknik analisis kelayakan bisnis.
Dalam sesi pemasaran, peserta diperkenalkan pada strategi digital marketing melalui pemanfaatan media sosial, pembuatan brand identity seperti logo dan tagline, hingga pemetaan segmentasi pasar agar produk lokal memiliki daya saing lebih kuat. Menariknya, setiap peserta berhasil menyusun tagline produk menggunakan bahasa daerah Arguni.
Selama pelatihan, antusiasme peserta sangat terlihat. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba langsung metode pencatatan keuangan serta simulasi bisnis yang diajarkan.

Salah satu peserta, Ibu Munanti, pelaku usaha ikan abon dari Kampung Arguni, menyampaikan apresiasinya.
“Pelatihan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami bagaimana mengatur keuangan usaha dan menentukan harga jual yang tepat. Penjelasannya mudah dipahami, dan kami bisa langsung mempraktikkannya. Semoga kegiatan seperti ini terus dilanjutkan,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Kepala Kampung Arguni, M. Burhan Kastella, menyampaikan harapannya agar kapasitas pelaku usaha di Kampung Arguni dan Taver semakin meningkat. Ia menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri pelaku usaha untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen bersama BP Tangguh dalam memperkuat ekosistem UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.(Risman Bauw)
