FAKFAK,PinFunPapua.com – Ketua Jaringan Perempuan Perubahan Fakfak (JP2F), Siti Hajar Uswanas, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Kabupaten Fakfak akan diramaikan dengan sedikitnya 11 kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, Selasa (21/4/2026).
Siti Hajar yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan menjelaskan, salah satu agenda utama adalah pameran kuliner yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 April 2026 di Gedung KONI Fakfak. Kegiatan ini menjadi ruang bagi perempuan untuk menampilkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal yang sehat dan bernilai gizi.
“Pameran kuliner ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah bagi mama-mama untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah makanan sehat,” ujarnya.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga mencakup sosialisasi pendidikan yang melibatkan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA Sorong), serta kolaborasi bersama organisasi perempuan seperti PKK, GOW, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan JP2F. Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan penandatanganan komitmen bersama guna mendorong peningkatan akses pendidikan bagi perempuan.
Menurut Siti Hajar, kegiatan ini bertujuan membuka peluang bagi perempuan yang belum sempat melanjutkan pendidikan maupun yang belum memiliki pekerjaan tetap, agar dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian.
“Kami ingin mendorong perempuan-perempuan Fakfak agar berani mengambil peluang, baik dalam pendidikan maupun peningkatan keterampilan,” katanya.
Beragam lomba juga akan memeriahkan kegiatan, di antaranya lomba memasak sehat tanpa gula, tepung, dan minyak dengan bahan pangan lokal. Lomba ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat guna mencegah penyakit seperti diabetes dan asam urat.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai lomba kreatif lainnya, mulai dari lomba untuk ibu-ibu, lomba pasangan suami istri, hingga lomba mewarnai bagi anak-anak tingkat TK. Kegiatan ini diharapkan mampu melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh perempuan Papua yang dinilai berjasa di bidang pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan langsung ke rumah masing-masing penerima.
Pendanaan kegiatan dilakukan secara kolaboratif melalui skema berbagi anggaran antara sejumlah organisasi perempuan, seperti PKK, GOW, DWP, dan JP2F, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pemberdayaan perempuan di daerah.
Siti Hajar berharap Bupati dan Wakil Bupati Fakfak dapat hadir dalam pembukaan kegiatan pada 26 April 2026, sebagai bentuk dukungan moril bagi para peserta.
“Dengan tema ‘Perempuan Fakfak Berdaya, Kabupaten Fakfak Berjaya’, kami berharap seluruh rangkaian ini menjadi momentum kebangkitan perempuan untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi daerah,” tutupnya. (Risman Bauw).
