FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mengawali Tahun 2026, Pemkab Fakfak melaksanakan kegiatan rehabilitasi dan reboisasi pada area lahan pengganti Bandar Udara Siboru seluas 67,52 hektare, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada awal Januari 2026 ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak, Liza Nairasari, S.T., M.T. Rehabilitasi dan reboisasi tersebut merupakan bagian dari pemenuhan komitmen pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 380 Tahun 2021.
Dalam sambutannya, Liza Nairasari menjelaskan bahwa hingga saat ini sertifikat Bandar Udara Siboru belum dapat diterbitkan karena masih terdapat sejumlah kewajiban lingkungan yang harus dipenuhi, salah satunya kewajiban rehabilitasi dan reboisasi pada lahan pengganti.
“Rehabilitasi dan reboisasi ini merupakan komitmen pemerintah daerah yang wajib diselesaikan. Luasan lahan yang harus direhabilitasi mencapai 67,52 hektare dan pelaksanaannya telah dimulai sejak tahun 2022 hingga sekarang,” ujar Liza.
Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu satu setengah bulan terakhir, DLHP Fakfak telah melakukan penanaman pada lahan seluas 17 hektare. Pada kegiatan tersebut, sekitar 2917 bibit pala bersertifikat telah ditanam pada lereng-lereng lahan pengganti bandara.

Sementara itu, kegiatan penanaman yang dilaksanakan pada hari ini merupakan lanjutan sekaligus bersifat edukatif, dengan menyisakan ratusan bibit pala untuk ditanam bersama pelajar dan generasi muda.
“Hari ini kami melibatkan Pramuka dan anak-anak sekolah sebagai bentuk edukasi sejak dini, agar mereka memahami bahwa menjaga lingkungan dan hutan adalah tanggung jawab bersama demi keberlangsungan kehidupan di masa depan,” jelasnya.
Kegiatan reboisasi ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya PT Pelindo, TNI-Polri, Komandan Korem 182/Jazirah Onim, Dandim 1803/Fakfak, serta sejumlah organisasi masyarakat dan organisasi perempuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Fakfak, Kepala Dinas Pertanian, jajaran OPD terkait, serta Bupati Fakfak yang diwakili oleh Asisten III Setda Fakfak, Robi Hindom. Hadir pula jajaran Pramuka Kwarcab Fakfak dan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Fakfak.
Dalam kesempatan itu, Liza Nairasari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat langsung dalam kegiatan rehabilitasi dan reboisasi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak, ibu, serta adik-adik semua yang hari ini mau datang dan berkotor-kotor di lokasi untuk melakukan satu kebaikan bagi bumi. Bibit yang ditanam hari ini menjadi tanda bahwa kita pernah menanam kebaikan di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana di Tahun 2026 sejak dirinya menjabat sebagai Plt Kepala DLHP Fakfak, sekaligus menjadi momentum awal untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Berbagai bencana lingkungan yang terjadi di sejumlah daerah menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Jangan sampai hal serupa terjadi di Fakfak tercinta. Menjaga alam berarti menjaga masa depan,” tegasnya.
Melalui kegiatan rehabilitasi dan reboisasi ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap tidak hanya dapat memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. (Risman Bauw)
