FAKFAK,PinFunPapua.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan rehabilitasi dan reboisasi area lahan pengganti Bandar Udara Siboru, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Alam, Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan” sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Nurwidayati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para pemilik hak ulayat yang telah dengan ikhlas mengizinkan lahannya dimanfaatkan untuk kepentingan rehabilitasi lingkungan.
“Ini adalah sikap yang luar biasa. Tidak semua orang memiliki hati yang besar untuk merelakan lahannya demi kelestarian alam. Sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Nurwidayati, yang disambut tepuk tangan para peserta.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Dinas Lingkungan Hidup, jajaran Polres Fakfak, unsur TNI, organisasi perempuan seperti PKK dan GOW, serta para pelajar SMA dan anggota Pramuka yang turut berpartisipasi langsung dalam kegiatan penanaman pohon.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda memiliki peran strategis karena merekalah yang kelak akan menjadi penerus dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Adik-adik inilah generasi masa depan. Menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurwidayati juga berharap agar program reboisasi ke depan tidak hanya berfokus pada penanaman pohon keras, tetapi juga diarahkan pada tanaman produktif seperti pohon buah.
“Jika kita menanam pohon buah, suatu saat kita punya alasan untuk kembali, melihat, merawat, dan memanen bersama. Ini akan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diikuti dengan perawatan, pemantauan, dan pengawasan yang berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Nurwidayati juga mengingatkan dampak buruk penggundulan hutan yang telah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Sumatera dan Aceh, yang memicu bencana alam dan menelan banyak korban jiwa.
“Bencana bisa datang dari mana saja. Kita harus belajar dari kejadian-kejadian tersebut agar hal serupa tidak terjadi di daerah kita,” katanya.
Ia berharap kegiatan rehabilitasi lahan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam di Kabupaten Fakfak, khususnya di Tanah Papua, demi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan generasi mendatang.
Reboisasi lahan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya PT Pelindo, Komandan Korem 182/Jazirah Onim, Dandim 1803/Fakfak, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi perempuan.
Turut hadir anggota TP PKK Kabupaten Fakfak, Ketua GOW Kabupaten Fakfak, Kepala Dinas Pertanian, jajaran OPD terkait, Asisten II Setda Fakfak Robi Hindom, jajaran Pramuka Kwarcab Fakfak, serta pelajar dari sejumlah sekolah.
“Mari kita jaga alam, jaga lingkungan, dan jaga masa depan anak cucu kita,” tutup Nurwidayati.(Risman Bauw)
