MANOKWARI, PinFunPapua.com – Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda, khususnya personel Polisi Wanita (Polwan), terkait pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., dan dihadiri Ibu Pakor Polwan Polda Papua Barat Kompol Agustina Sineri, S.Pd., beserta jajaran Polwan, Jumat (27/2/2026).
Edukasi kesehatan reproduksi ini menghadirkan Iptu H. Irma Mayasari, A.Md.Kep., S.K.M., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi merupakan kondisi sejahtera secara utuh, baik fisik, mental, maupun sosial, yang berkaitan dengan fungsi dan sistem reproduksi, bukan sekadar terbebas dari penyakit atau gangguan.
Materi yang disampaikan mengacu pada standar kesehatan yang dianjurkan oleh World Health Organization (WHO) serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penjelasan mencakup definisi kesehatan reproduksi, fungsi dan sistem reproduksi manusia, serta pentingnya edukasi sejak usia remaja.
Menurut Iptu Irma, masa pubertas merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis yang signifikan. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai tahapan perkembangan remaja menuju dewasa sangat diperlukan agar generasi muda mampu menyikapi perubahan tersebut secara positif dan bertanggung jawab.

Selain membahas perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan serta dinamika psikologis remaja, materi penyuluhan juga menekankan pentingnya menjaga perilaku sehat guna menghindari risiko pergaulan bebas dan dampak negatif hubungan seksual pranikah, seperti infeksi menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan.
Peserta kegiatan juga diberikan pemahaman tentang pola hidup sehat, khususnya bagi remaja perempuan saat menstruasi. Hal-hal yang ditekankan antara lain menjaga kebersihan organ reproduksi, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan mental, serta mengisi waktu luang dengan kegiatan positif dan produktif.
Dalam sambutannya, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari pembinaan internal personel, terutama Polwan, agar memiliki pemahaman kesehatan yang komprehensif dan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sangat penting sebagai bekal untuk menjaga kualitas hidup dan masa depan. Kami berharap seluruh personel Polwan dapat memahami materi ini dengan baik dan menjadi agen edukasi bagi keluarga maupun masyarakat, sehingga tercipta generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan pembinaan dan edukasi sosial yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.
“Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para personel, khususnya Polwan, dapat menjadi agen edukasi di lingkungan kerja maupun masyarakat, sehingga pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat tersampaikan secara luas,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi sebagai bekal membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berkualitas di masa mendatang. (red/rls)
