MANOKWARI, PinFunPapua.com — Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar kegiatan taklimat awal Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi pengawasan internal guna meningkatkan akuntabilitas serta transparansi pelaksanaan tugas kepolisian. Kegiatan tersebut berlangsung di Manokwari, Rabu (4/3).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Alfred Papare dan dihadiri oleh Wakapolda Papua Barat Sulastiana, Irwasda Polda Papua Barat Subandi, para pejabat utama, serta personel terkait di lingkungan Polda Papua Barat.
Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan tersebut juga diikuti oleh para Kapolres jajaran Polda Papua Barat melalui pertemuan virtual menggunakan aplikasi Zoom.
Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat menegaskan bahwa audit kinerja merupakan instrumen penting dalam memastikan seluruh program kerja serta penggunaan anggaran dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, audit kinerja tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan administratif, tetapi juga sebagai bagian dari proses evaluasi organisasi guna meningkatkan kualitas kinerja institusi secara berkelanjutan.
“Audit kinerja ini adalah bagian dari upaya kita untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Saya minta seluruh satuan kerja dapat kooperatif dan terbuka dalam proses pemeriksaan, sehingga hasilnya benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja organisasi,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan audit kinerja tersebut merupakan bentuk komitmen institusi kepolisian dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.
Ia menjelaskan bahwa melalui audit kinerja ini diharapkan seluruh jajaran di lingkungan Polda Papua Barat dapat semakin tertib dalam administrasi, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui audit kinerja ini, diharapkan seluruh jajaran semakin tertib administrasi, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah langkah strategis dalam memperkuat pengawasan internal dan membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 tersebut difokuskan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan masing-masing satuan kerja dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.
Melalui pelaksanaan audit kinerja ini, Polda Papua Barat berharap seluruh satuan kerja dapat meningkatkan kualitas tata kelola organisasi sekaligus memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. (red/rls)
