MANOKWARI, PinFunPapua.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Papua Barat terus melakukan pengujian lapangan terhadap sejumlah program pembangunan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi data sebelum penyusunan rekomendasi resmi DPR Papua Barat.
Ketua Pansus LKPJ Gubernur Papua Barat, Irsan Lie, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan peninjauan di berbagai lokasi strategis di Manokwari, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat.
“Hari ini kami melakukan pengujian lapangan di RSUD Provinsi Papua Barat, setelah sebelumnya juga meninjau Sport Center dan beberapa titik penanganan abrasi pantai di kawasan Amban pantai,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (4/5).
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kerja pansus yang sebelumnya telah melakukan pengujian dokumen LKPJ bersama tim penyusun. Selain itu, pansus juga telah melakukan pembahasan internal terhadap laporan realisasi anggaran dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sebelum melakukan peninjauan di Manokwari, sebagian anggota pansus telah lebih dahulu turun ke enam kabupaten, yakni Kaimana, Fakfak, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, dan Teluk Bintuni.
“Beberapa tim masih berada di lapangan, khususnya di Bintuni dan Fakfak. Namun, seluruh anggota dijadwalkan kembali dalam waktu dekat untuk melanjutkan tahapan berikutnya,” jelasnya.
Menurut Irsan, Manokwari sengaja menjadi lokasi terakhir dalam agenda pengujian lapangan. Hal ini dilakukan agar seluruh hasil temuan dari berbagai daerah dapat dikompilasi secara menyeluruh sebelum masuk ke tahap klarifikasi bersama OPD terkait.
Hasil dari pengujian lapangan tersebut nantinya akan dikombinasikan dengan dokumen LKPJ serta data realisasi anggaran yang telah diterima dari masing-masing OPD. Proses ini dinilai penting untuk memastikan kesesuaian antara laporan administrasi dan kondisi riil di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga rekomendasi yang dihasilkan nanti memiliki dasar yang kuat dan objektif,” tegasnya. (red)
