FAKFAK,PinFunPapua.com – Politeknik Negeri Fakfak resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (Sobi) 2026 bagi mahasiswa, Senin (4/5/2026).
Program beasiswa yang diinisiasi oleh Pertamina Foundation ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Beasiswa Pertamina Sobi menawarkan berbagai manfaat bagi penerima, mulai dari bantuan biaya pendidikan seperti UKT/SPP, bantuan biaya hidup, hingga kesempatan mengikuti program pengembangan diri. Program tersebut meliputi Green Initiative Program serta Capacity dan Character Building yang berfokus pada penguatan kapasitas dan karakter mahasiswa.
Selain itu, para penerima beasiswa juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti Aksi Sobat Bumi, Desa Energi Berdikari, serta program Pertamina Volunteer.
Adapun kriteria umum penerima beasiswa antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra, serta mahasiswa S1 minimal semester 2 hingga maksimal semester 6 dan mahasiswa D3 semester 2–4 dengan IPK minimal 3,00. Calon penerima juga tidak sedang menerima beasiswa lain pada periode Januari–Desember 2026 serta tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran hukum.
Selain itu, pendaftar diharapkan aktif dalam kegiatan organisasi atau sosial, melampirkan motivation letter, serta menyusun karya tulis bertema “Aksi Nyata Sebarkan Energi Baik untuk Bumi Lestari”. Kemampuan bahasa asing seperti TOEFL atau IELTS akan menjadi nilai tambah. Mahasiswa yang berasal dari wilayah operasi Pertamina Group juga akan diprioritaskan.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Pertamina Foundation dan akan ditutup pada 31 Mei 2026. Untuk informasi lebih lanjut, mahasiswa dapat menghubungi contact center yang telah disediakan.
Melalui program ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan. (Risman Bauw).
