FAKFAK,PinFunPapua.com – Kabupaten Fakfak mulai dipadati para tamu undangan dari berbagai daerah menjelang puncak peringatan 666 Tahun Agama Islam Masuk ke Tanah Papua. Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Forkopimda dan panitia penyelenggara menggelar jamuan penyambutan bagi rombongan Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat beserta para delegasi yang tiba di Bandara Udara Siboru, Jumat pagi (7/8/2026).
Penyambutan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju puncak peringatan yang akan digelar di RTH Ma’ruf Amin Kabupaten Fakfak, Sabtu (8/8/2026), mulai pagi hingga malam.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran para tamu dari berbagai daerah tidak hanya menjadi bagian dari agenda peringatan sejarah Islam di Tanah Papua, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ikatan persaudaraan antardaerah di Tanah Papua.
Turut hadir dalam jamuan tersebut Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh adat, serta panitia penyelenggara peringatan 666 Tahun Agama Islam Masuk ke Tanah Papua.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Gubernur Papua beserta seluruh rombongan yang telah hadir di Kabupaten Fakfak untuk mengikuti rangkaian peringatan bersejarah tersebut.
Menurutnya, peringatan 666 Tahun Agama Islam Masuk ke Tanah Papua tidak semestinya dipandang sebatas agenda seremonial. Momentum tersebut memiliki makna yang lebih luas sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta persatuan masyarakat Papua yang hidup dalam keberagaman.
“Peringatan ini bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga bagaimana nilai-nilai persaudaraan dan kedamaian yang diwariskan para pendahulu terus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum penyambutan tersebut.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik turut menunjukkan komitmen penyambutan dengan menjemput kendaraan Wakil Gubernur Papua Barat beserta rombongan yang tiba di Kabupaten Fakfak.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat dalam menyambut para tamu menjadi gambaran bahwa Fakfak tidak hanya menjadi tuan rumah sebuah peringatan sejarah, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan memperkuat hubungan antarpemerintah serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Sebagai daerah yang dikenal dengan filosofi “Satu Tungku Tiga Batu”, Fakfak terus menempatkan kerukunan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam kehidupan masyarakat. Filosofi tersebut menjadi cermin bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk berdiri bersama.
Kehadiran delegasi dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya dan berbagai daerah lainnya diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menjaga sejarah, budaya, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat Papua yang telah diwariskan lintas generasi.
Pemerintah Kabupaten Fakfak juga memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan agar puncak peringatan 666 Tahun Agama Islam Masuk ke Tanah Papua dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Lebih dari sekadar memperingati perjalanan sejarah, momentum 666 tahun tersebut diharapkan menjadi titik temu untuk mempererat silaturahmi dan memperkokoh persatuan masyarakat Papua.
Sejarah mengajarkan dari mana kita berasal, sementara persaudaraan menentukan bagaimana kita melangkah bersama. Dari Fakfak, pesan kedamaian dan kebersamaan diharapkan terus bergema untuk Tanah Papua dan Indonesia.
(Jurnalis : Risman Bauw).
