Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Papua Barat, Badarudin Heremba, Menyampaikan Apresiasi dan Ucapan Selamat Atas Terselenggaranya Konferensi ke-II GP Ansor Manokwari, (Foto/Dok: Risman Bauw).
MANOKWARI,PinFunPapua.com– Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Manokwari menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-II sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan pengabdian sosial bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan dihadiri kader serta pengurus GP Ansor di Manokwari, Minggu (17/5/2026).
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Papua Barat, Badarudin Heremba, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya konferensi tersebut. Ia menilai tema yang diangkat, “Meneguhkan Khidmat dalam Semangat Karya Sosial untuk Umat”, sangat relevan dengan semangat perjuangan GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Atas nama Pengurus Wilayah GP Ansor Papua Barat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya konferensi ini. Tema yang diangkat sangat tepat dan menjadi landasan utama perjuangan kita sebagai bagian dari gerakan pemuda Islam,” ujar Badarudin.
Menurutnya, khidmat bukan sekadar slogan, melainkan jiwa dan tujuan utama keberadaan GP Ansor sejak awal berdiri. Ia menegaskan bahwa GP Ansor hadir untuk melayani masyarakat dan membawa manfaat nyata, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
“Khidmat bagi kita bukan sekadar kata-kata. Khidmat adalah jiwa dan nafas perjuangan GP Ansor. Sejak lahir, gerakan ini hadir untuk melayani, bukan dilayani; memberi, bukan meminta,” tegasnya.
Badarudin juga menyoroti pentingnya semangat karya sosial di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat. Ia menyebut, keberagaman suku, budaya, dan agama di Papua Barat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat persaudaraan dan toleransi.

“Di tanah Papua Barat yang kita cintai ini, keberagaman adalah kekayaan dan persaudaraan adalah kekuatan. Karena itu, khidmat kita harus semakin nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, karya sosial merupakan bentuk nyata pengamalan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin yang mengedepankan kasih sayang, kepedulian, dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Badarudin juga menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh kader GP Ansor Cabang Manokwari. Ia mengajak kader untuk memperkuat niat pengabdian, meningkatkan kualitas karya sosial, menjaga persatuan, serta terus mengembangkan kapasitas diri sebagai pemuda yang berilmu dan berdaya saing.
“Jadilah pelopor solusi di tengah masyarakat, bukan sekadar pengamat masalah. Kehadiran Ansor harus mampu membawa perubahan nyata,” pesannya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, GP Ansor harus tampil sebagai perekat persatuan dan garda terdepan dalam menjaga kerukunan di Papua Barat.
Konferensi Cabang ke-II GP Ansor Manokwari ini juga menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan. Badarudin berharap seluruh proses konferensi berjalan dengan penuh kedewasaan, musyawarah, dan semangat persaudaraan.
“Apapun hasilnya, kita tetap satu keluarga, satu gerakan, dan satu tujuan, yakni berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara,” tutupnya. (Risman Bauw).
