Revosi Peru Rahanjaan Secara Sah dan Resmi Terpilih Sebagai Ketua Umum DPC GMNI Fakfak Masa Khidmat 2026–2028, (Foto/Dok: Risman Bauw).
FAKFAK,PinFunPapua.com– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakfak sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VII yang berlangsung di Hotel Fakfak selama dua hari, 15–16 Mei 2026.
Dalam forum tertinggi organisasi tingkat cabang tersebut, Revosi Peru Rahanjaan secara sah dan resmi terpilih sebagai Ketua Umum DPC GMNI Fakfak masa khidmat 2026–2028. Pemilihan berlangsung penuh semangat kekeluargaan dan demokrasi yang diikuti kader-kader GMNI Fakfak.
Usai terpilih, Revosi Peru Rahanjaan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi mahasiswa nasionalis tersebut selama dua tahun ke depan.
“Terpilih menjadi ketua cabang bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipikul bersama. Ini adalah komitmen kita untuk membawa GMNI Fakfak menjadi organisasi yang lebih baik, solid, dan berprestasi,” ujar Revosi, Minggu (17/5/2026).
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader GMNI Fakfak untuk memperkuat persatuan serta meninggalkan perbedaan yang dapat menghambat kemajuan organisasi.
“Saya mengajak seluruh pengurus baru dan anggota untuk terus mempererat kerja sama, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dan fokus pada visi bersama demi organisasi yang lebih maju dan bersatu,” katanya.
Menurut Revosi, GMNI Fakfak harus menjadi ruang perjuangan intelektual yang mampu melahirkan kader-kader progresif, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat serta pembangunan daerah.
“Organisasi besar lahir dari persatuan, bukan dari ego pribadi. Sebab, keberhasilan sebuah perjuangan bukan ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang mampu berjalan bersama,” ungkapnya.
Ia berharap kepengurusan baru nantinya dapat membawa semangat baru dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas intelektual kader, serta menjaga marwah organisasi sebagai wadah perjuangan kaum muda nasionalis di Kabupaten Fakfak. (Risman Bauw).
