FAKFAK,PinFunPapua.com – Prajurit Kodim 1803/Fakfak mengikuti kegiatan kerja bakti dalam rangka menyambut peringatan 132 Tahun Misi Katolik masuk di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak (Pulau Bonyom), Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap suksesnya agenda keagamaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar unsur masyarakat di Kabupaten Fakfak.
Kerja bakti dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., diawali dengan apel bersama sebelum para peserta bergerak melakukan pembersihan di sejumlah titik. Kegiatan tersebut melibatkan prajurit TNI, personel Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat yang bergotong royong menciptakan lingkungan bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan Reli Rosario.
Dalam kegiatan itu, Kodim 1803/Fakfak menurunkan sekitar 20 personel yang dipimpin oleh Lettu Inf Basri Pioner. Para personel bersama peserta lainnya tampak antusias membersihkan area yang akan menjadi jalur dan pusat aktivitas rangkaian peringatan keagamaan.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran kerja bakti meliputi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma’ruf Amin, pertigaan Pelabuhan Fakfak, pertigaan Pasar Thumburuni, hingga beberapa ruas jalan utama lainnya. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh guna menghadirkan suasana yang tertata, nyaman, dan representatif bagi masyarakat maupun tamu yang akan hadir.
Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir dan mendukung kegiatan sosial maupun keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, budaya gotong royong dan kebersamaan merupakan kekuatan penting dalam menjaga persatuan serta keharmonisan masyarakat Fakfak yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali diperlihatkan dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan peringatan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menjaga semangat toleransi dan persatuan di Kabupaten Fakfak. (Risman Bauw).
