MANOKWARI, PinFunPapua.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Ikatan Keluarga Besar Yogyakarta (IKBY) Manokwari, Papua Barat, melaksanakan pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging kepada anggota IKBY, warga sekitar, serta masyarakat yang membutuhkan, Kamis (28/5).
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan rumah Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris IKBY Manokwari dan dipimpin langsung Ketua IKBY Manokwari, Muhammad Subagyo Sugiarto, bersama jajaran pengurus serta panitia pelaksana.
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, IKBY Manokwari menyembelih tiga ekor sapi yang kemudian dibagikan kepada masyarakat melalui 120 paket daging kurban. Paket tersebut disalurkan kepada anggota IKBY yang beragama Islam maupun nonmuslim, warga sekitar, serta masyarakat di sejumlah wilayah yang dinilai belum tersentuh pembagian daging kurban.
Ketua IKBY Manokwari, Muhammad Subagyo Sugiarto, mengatakan seluruh hewan kurban yang disembelih berasal dari partisipasi internal anggota IKBY serta sejumlah donatur yang mempercayakan penyalurannya kepada organisasi tersebut.
“Kurban tahun ini kami melaksanakan penyembelihan tiga ekor sapi. Seluruhnya tidak menggunakan dana APBN maupun APBD, melainkan murni dari partisipasi anggota IKBY dan beberapa pihak dari luar yang mempercayakan penyalurannya kepada kami,” ujarnya.
Menurut Subagyo, pembagian daging kurban tidak hanya difokuskan kepada anggota organisasi, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi Manokwari yang dinilai sedang melemah.
“Kami akan menyalurkan sekitar 120 paket. Paket tersebut diberikan kepada anggota IKBY, warga sekitar, dan masyarakat dari beberapa daerah yang belum mendapatkan distribusi kurban. Kami memahami kondisi ekonomi masyarakat saat ini cukup sulit,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan kurban yang dilakukan tahun ini merupakan pelaksanaan keempat kalinya oleh IKBY Manokwari. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan secara bergilir di sejumlah lokasi anggota IKBY.
Subagyo juga mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan kurban pertama, pihaknya pernah menitipkan hewan kurban di Yayasan Alika Papua Barat yang berada di wilayah Soribo, Manokwari.
“Hari ini juga ada beberapa relawan dari Soribo karena sebagian daging kurban akan disalurkan ke sana. Berdasarkan informasi yang kami terima, masih ada warga muslim di wilayah tersebut yang sering terlewat dan tidak mendapatkan daging kurban,” ungkapnya.
Ia berharap kondisi ekonomi masyarakat Manokwari dapat segera membaik sehingga jumlah peserta kurban pada tahun-tahun mendatang dapat meningkat.
“Kami berharap ekonomi Manokwari segera pulih sehingga jumlah peserta kurban juga meningkat. Bagi kami, yang terpenting bukan ukuran sapi, tetapi hewan tersebut memenuhi syarat sah sebagai hewan kurban,” jelasnya.
Subagyo menambahkan, pihaknya pernah hampir membeli sapi berukuran besar untuk kurban. Namun setelah diperiksa, usia hewan tersebut tidak memenuhi ketentuan syariat sehingga akhirnya tidak dipilih.
“Yang utama bagi kami adalah hewan kurban tersebut sah sesuai syariat,” tegasnya.
Selain aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, IKBY Manokwari juga rutin menggelar kegiatan budaya Jawa di Papua Barat. Salah satunya melalui latihan gamelan yang dilaksanakan setiap Sabtu sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tanah rantau. (red)
