FAKFAK,PinFunPapua.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak menghadirkan terobosan baru dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Piala Bergilir Ketua Tim PKK Fakfak Cup 2026 akan dikhususkan bagi Tim Galanita dari 17 distrik se-Kabupaten Fakfak sebagai wadah pembinaan, pengembangan bakat, dan penguatan karakter puteri-puteri Papua.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi sarana membangun kepercayaan diri, mental juara, serta semangat kebangsaan bagi generasi muda perempuan di Kabupaten Fakfak.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelatihan anyaman tas Tomang yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Kampung Tibatibananam, Distrik Teluk Patipi, Selasa (9/6/2026).
Dalam arahannya di hadapan Ketua Tim PKK Distrik Teluk Patipi dan para peserta pelatihan, Nurwidayati meminta agar Distrik Teluk Patipi segera membentuk Tim Galanita. Ia juga mendorong seluruh distrik lainnya untuk segera menyiapkan tim terbaik sebagai perwakilan dalam kompetisi tingkat kabupaten tersebut.
“Saya berharap seluruh distrik segera membentuk Tim Galanita agar puteri-puteri terbaik dari setiap wilayah dapat ikut ambil bagian dalam kompetisi ini,” ujarnya.
Menurut Nurwidayati, Piala Bergilir Ketua Tim PKK Fakfak Cup tahun ini memiliki konsep yang berbeda dari sebelumnya. Selain sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pencarian dan pembinaan atlet-atlet muda perempuan yang nantinya berpotensi tampil di tingkat yang lebih tinggi.
Setiap distrik akan mengirimkan satu tim Galanita untuk berlaga memperebutkan piala bergilir. Para pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti pembinaan lebih lanjut untuk tampil pada kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, bahkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Saat ditanya mengenai hadiah yang akan diperebutkan para peserta, Nurwidayati memberikan jawaban yang mengundang antusiasme para ibu yang hadir.
“Hadiahnya bukan kaleng-kaleng. Nanti saja kita lihat,” katanya sambil tersenyum yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari peserta pelatihan.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, PKK Fakfak ingin menjadikan ajang ini sebagai ruang bagi puteri-puteri Papua untuk menunjukkan kemampuan, membangun rasa percaya diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Menurutnya, perempuan Papua memiliki banyak talenta yang perlu diberikan ruang untuk berkembang. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda perempuan yang tangguh, disiplin, berprestasi, dan mampu menjadi kebanggaan daerah.
“Piala ini bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menyiapkan puteri-puteri Papua agar berani tampil, percaya diri, dan memiliki mental juara untuk menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, PKK Fakfak optimistis Galanita Cup 2026 akan menjadi salah satu agenda yang mampu mempererat persaudaraan antar distrik sekaligus menjadi panggung lahirnya bibit-bibit atlet perempuan berbakat dari Tanah Mbaham Matta.
“Perempuan hebat tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari kesempatan dan keberanian untuk mencoba. Ketika puteri-puteri Papua diberi ruang untuk berkembang, mereka tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menginspirasi generasi berikutnya untuk bermimpi lebih tinggi.”
(Penulis: Risman Bauw).
