MANOKWARI,PinFunPapua.com – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 mulai menerima kedatangan para peserta di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kontingen Provinsi Sulawesi Utara menjadi rombongan pertama yang tiba di Kota Injil untuk mengikuti ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.
Sebanyak 55 peserta dan ofisial dari Sulawesi Utara tiba di Manokwari pada Senin (15/6/2026). Kedatangan rombongan perdana itu disambut panitia pelaksana dan langsung diarahkan menuju lokasi penginapan yang telah dipersiapkan.
Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat, Richard Alfons, mengatakan seluruh kesiapan penyambutan peserta telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Menurut dia, panitia telah membagi lokasi akomodasi bagi masing-masing kontingen yang datang ke Papua Barat.
“Hari ini yang pertama datang ke Manokwari adalah kontingen Sulawesi Utara sebanyak kurang lebih 55 orang. Mereka langsung ditempatkan di Kwarda Arowi sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan panitia,” kata Richard kepada wartawan di Manokwari, Senin.
Richard menjelaskan, berdasarkan ketentuan dari panitia nasional, jumlah peserta yang menjadi tanggung jawab panitia daerah sebanyak 260 orang untuk setiap provinsi. Meski demikian, sejumlah daerah diketahui membawa jumlah peserta dan ofisial lebih banyak dari kuota tersebut.
“Aturannya sekitar 267 orang, tetapi yang menjadi tanggungan panitia daerah kurang lebih 260 orang. Ada juga beberapa kontingen yang jumlahnya melebihi ketentuan dan itu menjadi tanggung jawab masing-masing daerah,” ujarnya.
Menurut Richard, hingga pertengahan Juni ini sudah terdapat sekitar delapan provinsi yang mulai mengirimkan peserta menuju Papua Barat. Namun, karena masih memanfaatkan penerbangan reguler, jumlah peserta yang tiba setiap hari belum terlalu banyak.
“Sesuai dengan jadwal penerbangan reguler, jumlah peserta yang datang masih sedikit-sedikit. Mereka menggunakan maskapai Lion Air maupun Batik Air sehingga kedatangannya dilakukan secara bertahap,” katanya.
Ia mengatakan, gelombang kedatangan peserta diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya pembukaan Pesparawi Nasional XIV. Sejumlah kontingen bahkan telah memastikan akan menggunakan pesawat carter untuk membawa rombongan dalam jumlah besar.
Kontingen Provinsi Maluku dijadwalkan tiba di Manokwari pada 18 Juni 2026 menggunakan pesawat carter. Sementara Provinsi Maluku Utara juga telah merencanakan penggunaan penerbangan khusus untuk mengangkut peserta dan ofisial mereka.
“Ada beberapa daerah yang akan menggunakan pesawat carter. Maluku direncanakan tiba tanggal 18 Juni, begitu juga Maluku Utara. Informasi kedatangan dari provinsi lain masih terus kami perbarui,” ujar Richard.
Selain jalur udara, sejumlah kontingen juga memanfaatkan moda transportasi laut untuk menuju Papua Barat. Salah satunya adalah kontingen dari Provinsi Papua yang akan mengombinasikan perjalanan udara dan laut.
Menurut Richard, sebagian peserta dari Papua akan menggunakan kapal cepat dari Biak menuju Manokwari. Rombongan tersebut dijadwalkan berangkat pada 18 Juni sore.
“Untuk peserta dari Papua ada yang menggunakan penerbangan langsung, tetapi ada juga yang melalui jalur laut dengan kapal cepat dari Biak. Mereka direncanakan berangkat tanggal 18 sore. Namun, untuk pelabuhan tempat sandar di Manokwari masih terus dikoordinasikan dengan pihak terkait di Biak,” katanya.
Panitia, lanjut Richard, terus melakukan pemantauan terhadap arus kedatangan seluruh peserta dan ofisial dari berbagai daerah. Koordinasi dengan pihak maskapai, otoritas bandara, pelabuhan, serta pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan seluruh rombongan dapat tiba dengan aman dan tepat waktu.
Ia mengakui, hingga kini panitia masih menunggu kepastian sejumlah agenda penting menjelang pembukaan Pesparawi Nasional XIV. Salah satunya terkait kehadiran tamu undangan dan susunan acara pembukaan yang masih dibahas bersama Ketua Umum Panitia.
“Untuk kepastian acara pembukaan, kami masih berkoordinasi dengan Ketua Umum Panitia. Jadi sementara ini kami belum bisa memberikan konfirmasi lebih jauh,” kata Richard.
Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat akan diikuti kontingen dari 38 provinsi di Indonesia. Ribuan peserta, pendamping, dan ofisial dijadwalkan tiba secara bertahap di Manokwari mulai 15 hingga 20 Juni 2026.
Ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi wadah pembinaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai tuan rumah, Papua Barat terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga kesiapan venue perlombaan dan ibadah.
Kedatangan para peserta dari berbagai penjuru Tanah Air pun menjadi penanda bahwa pesta iman dan seni gerejawi terbesar di Indonesia itu semakin dekat untuk digelar di Kota Manokwari, yang dikenal sebagai Kota Injil di Tanah Papua. (Penulis: Dhy).
