MANOKWARI,PinFunPapua.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Manokwari
melakukan rekayasa arus kendaraan guna mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan meminimalkan potensi kemacetan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Rekayasa lalu lintas mulai diterapkan saat pelaksanaan konvoi penyambutan Pesparawi yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Barat, Senin (15/6/2026).
Satlantas Polres Manokwari, ditempatkan di sejumlah titik persimpangan guna mengatur arus kendaraan dan memastikan kegiatan konvoi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah Tajong, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung penuh kesuksesan Pesparawi Nasional XIV yang akan diikuti ribuan peserta dan ofisial dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Satlantas Polresta Manokwari siap mendukung dan menyukseskan Pesparawi Nasional XIV. Kami menurunkan sekitar 30 personel yang ditempatkan di sejumlah simpang jalan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawalan, baik bagi tamu VIP maupun peserta Pesparawi yang akan datang ke Manokwari,” kata Nurfah.
Menurut dia, pengamanan tidak hanya melibatkan personel lalu lintas, tetapi juga didukung oleh satuan fungsi lainnya seperti Samapta, Intelkam, serta bantuan personel dari Polda Papua Barat.
Sejumlah perlengkapan pendukung seperti traffic cone, senter, hingga jas hujan juga telah disiapkan untuk menunjang tugas di lapangan, terutama menjelang pembukaan Pesparawi.
“Kami mendapat dukungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat. Semua sarana pendukung sudah dipersiapkan agar pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Nurfah menjelaskan, rekayasa arus lalu lintas dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan. Saat konvoi berlangsung, kendaraan peserta memanfaatkan satu badan jalan secara penuh sehingga diperlukan pengalihan arus kendaraan di beberapa titik untuk mencegah penumpukan.
“Karena saat konvoi kendaraan menggunakan satu badan jalan secara penuh, kami melakukan pengalihan arus. Anggota yang berjaga di kawasan Sanggeng dan Sahara mengarahkan kendaraan menuju Jalan SMK dan kawasan Fanindi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan,” katanya.
Selain melakukan pengaturan arus, Satlantas Polresta Manokwari juga terus mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas selama pelaksanaan Pesparawi. Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menurut Nurfah, menjadi bagian penting dalam menciptakan kenyamanan bagi para tamu yang datang ke Manokwari.
Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif sehingga para peserta Pesparawi mendapatkan kesan positif selama berada di Papua Barat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Manokwari untuk tertib berlalu lintas. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Manokwari merupakan kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua orang. Mari kita jaga kota ini dengan aman dan damai sehingga para peserta dan tamu yang datang dapat membawa cerita baik tentang Papua Barat ketika kembali ke daerah asal mereka,” ujar Nurfah.
Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia. Karena itu, pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjadi salah satu aspek penting yang terus diperkuat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar
(Penulis: Dhy)
