MANOKWARI,PinFunpapua.com- Kontingen Provinsi Papua Barat yang diwakili Kabupaten Kaimana menampilkan performa yang memukau pada kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dalam ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Aula Universitas Papua (Unipa), Manokwari, Jumat (26/6/2026).
Penampilan kontingen Kaimana mendapat sambutan hangat dari penonton yang memenuhi ruang perlombaan. Dengan harmonisasi suara yang rapi, ekspresi yang kuat, serta penghayatan lagu yang mendalam, para penyanyi berhasil membawakan pujian dengan penuh kekhidmatan.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kaimana, Dra. Joice Magda Tuanakotta, mengatakan penampilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh tim yang telah menjalani proses latihan dalam waktu yang panjang. Menurutnya, seluruh anggota paduan suara telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi memberikan penampilan terbaik di panggung nasional.
“Ini yang terbaik yang kami persembahkan untuk Papua Barat dan seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana,” kata Joice kepada wartawan usai penampilan.
Ia menjelaskan, sejak ditetapkan sebagai wakil Papua Barat, tim Kaimana terus menjalani latihan secara intensif untuk mematangkan teknik vokal, harmonisasi, interpretasi lagu, hingga kekompakan antarpenyanyi. Persiapan tersebut dilakukan agar mampu tampil maksimal menghadapi persaingan dengan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Joice mengatakan, seluruh peserta yang hadir di Pesparawi Nasional memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pujian terbaik kepada Tuhan sekaligus berupaya meraih prestasi. Karena itu, persaingan yang terjadi merupakan kompetisi yang sehat dan menjadi ajang untuk saling belajar.
“Semua kontingen yang mengikuti Pesparawi tentu memiliki tekad untuk menjadi juara. Kami pun datang dengan harapan yang sama. Namun, kami percaya hasil akhirnya adalah keputusan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa bagi kontingen Kaimana, keberhasilan tidak hanya diukur dari raihan medali atau gelar juara. Lebih dari itu, kesempatan tampil di panggung nasional dengan memberikan penampilan terbaik sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota tim.
Joice mengaku terharu melihat penampilan para peserta di atas panggung. Menurutnya, seluruh anggota paduan suara mampu menyanyikan setiap lagu dengan penuh penghayatan sehingga pesan yang terkandung dalam lagu dapat tersampaikan kepada para penonton maupun dewan juri.
“Tadi anak-anak tampil luar biasa. Mereka bernyanyi dengan penuh penghayatan. Setelah turun dari panggung, beberapa di antara mereka bahkan terharu karena merasa sudah memberikan yang terbaik,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, dirigen, ofisial, serta para anggota kontingen yang telah bekerja keras selama masa persiapan hingga pelaksanaan lomba. Menurutnya, kebersamaan dan semangat melayani menjadi kekuatan utama tim Kaimana dalam mengikuti Pesparawi Nasional XIV.
Joice juga mengajak masyarakat Papua Barat, khususnya warga Kabupaten Kaimana, untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada seluruh kontingen Papua Barat yang masih akan berlaga pada berbagai kategori perlombaan.
“Kami berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat terus mengalir agar seluruh kontingen Papua Barat dapat menampilkan kemampuan terbaiknya. Apa pun hasilnya nanti, kami percaya semua yang tampil telah memberikan persembahan terbaik bagi Tuhan dan membawa nama baik daerah,” ujarnya.
Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarumat Kristiani serta memperkuat semangat pelayanan melalui seni musik gereja.
(Penulis : Dhy).
