MANOKWARI,PinFunPapua.com – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Papua Barat, Badarudin Heremba, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharudin, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan, Muhamad Ridwan, serta seluruh panitia dan jajaran Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim Makassar atas suksesnya penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) X dan Kursus Banser Pimpinan (SUSBANPIM) IX.
Menurut Badarudin, penyambutan dan pelayanan yang diberikan kepada seluruh peserta, termasuk delegasi dari Papua Barat, berlangsung dengan sangat baik dan penuh nuansa kekeluargaan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat persaudaraan antarkader GP Ansor dari seluruh Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PP GP Ansor, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan, panitia pelaksana, serta keluarga besar Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim yang telah menerima dan menjamu kami dengan sangat luar biasa. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan suatu saat Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan juga dapat hadir di Papua Barat pada pelantikan Ketua PW GP Ansor Papua Barat,” ujar Badarudin.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh Ketua PW GP Ansor yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari Aceh, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Papua Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 22–28 Juni 2026 di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim, Makassar, diikuti oleh 112 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Seluruh peserta merupakan kader terbaik yang telah melalui proses seleksi berjenjang di tingkat provinsi sebelum dinyatakan lolos mengikuti pelatihan nasional.
Mengusung tema “Membentuk Pemimpin Berintegritas, Berwawasan, Transformatif, dan Responsif”, PKN X dan SUSBANPIM IX menjadi wadah strategis untuk mencetak kader-kader pemimpin muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan menjawab tantangan zaman.
Badarudin berharap ilmu, pengalaman, dan jaringan yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di daerah masing-masing, khususnya di Papua Barat, guna memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
“Semangat kebersamaan yang terbangun selama pelatihan ini harus terus dijaga. Kami ingin menghadirkan GP Ansor Papua Barat yang semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta mengabdi kepada masyarakat,” tutupnya.
“Pemimpin sejati bukanlah mereka yang mengejar jabatan, melainkan mereka yang mampu menghadirkan manfaat, menjaga persatuan, dan menginspirasi perubahan melalui keteladanan.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
