MANOKWARI, PinFunPapua.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., menegaskan bahwa Polri harus terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.”
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan sambutan dalam acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Gedung Arfak Convention Hall, Manokwari, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Kapolda mengatakan tema Hari Bhayangkara tahun ini memiliki makna mendalam karena mengingatkan seluruh insan Bhayangkara bahwa Polri hadir bukan untuk kepentingan institusi semata, melainkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polri untuk masyarakat bukan sekadar tema peringatan, tetapi menjadi ukuran moral pengabdian. Polri hadir karena rakyat, bekerja untuk rakyat, dan memperoleh kehormatan dari kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolda.
Menurutnya, setiap kewenangan yang dimiliki anggota Polri harus digunakan untuk melindungi, mengayomi, melayani, serta menegakkan hukum secara adil. Seragam kepolisian, kata dia, harus menjadi simbol perlindungan, rasa aman, dan keadilan bagi masyarakat.
Kapolda menegaskan bahwa Polri merupakan institusi negara yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, sikap, perilaku, hingga cara anggota Polri memberikan pelayanan akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan komitmen Polda Papua Barat dalam mendukung berbagai program prioritas nasional pemerintah, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanganan stunting, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Selain itu, Polda Papua Barat terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba, minuman keras ilegal, judi online, korupsi, premanisme, serta berbagai bentuk tindak pidana lainnya guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kapolda mengatakan Papua Barat merupakan daerah yang kaya akan adat, budaya, dan nilai-nilai persaudaraan sehingga keamanan tidak cukup dibangun hanya melalui pendekatan kekuatan, tetapi juga melalui kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan lahir ketika Polri mampu mendengar masyarakat, menghormati adat, menjaga tutur kata, bertindak adil, dan memberikan pelayanan tanpa membedakan siapa pun,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan sebagaimana falsafah Satu Tungku Tiga Batu, yang mengajarkan pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga Papua Barat sebagai rumah bersama.
Menurut Kapolda, semangat Polri untuk Masyarakat harus diwujudkan melalui kehadiran anggota Polri hingga ke distrik, kampung, pesisir, pulau-pulau, maupun wilayah pegunungan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran Polri.
“Polri harus hadir bukan untuk menakutkan, tetapi melindungi; bukan untuk dilayani, tetapi melayani; bukan untuk berdiri di atas rakyat, tetapi berjalan bersama rakyat,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, seperti bakti kesehatan, bakti sosial, bakti religi, anjangsana, ketahanan pangan, pelayanan kepolisian, kegiatan olahraga, hingga pelayanan kepada kelompok rentan merupakan bukti nyata komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Papua Barat yang bertugas di berbagai wilayah, termasuk daerah pesisir, pegunungan, kampung-kampung, hingga wilayah perkotaan.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada Bhayangkari dan keluarga besar Polri yang dinilai menjadi kekuatan moral bagi setiap anggota dalam menjalankan tugas.
Di akhir sambutannya, Kapolda menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, Bank Indonesia, BNN, instansi vertikal, insan pers, serta seluruh masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis Polda Papua Barat.
“Kritik dan saran yang membangun dari masyarakat adalah energi bagi kami untuk terus berbenah menjadi lebih baik. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” pungkasnya.
(JN)
