FAKFAK,PinFunPapua.com – Semangat kebersamaan dan kehormatan mewarnai penyambutan Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Fakfak Ny. Nurfidjriyah Naim Ishak di Markas Polres Fakfak, Selasa (7/7/2026). Setelah sebelumnya disambut Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), keduanya kembali menerima penyambutan resmi dari keluarga besar Polres Fakfak melalui prosesi adat dan Tradisi Pedang Pora sebagai simbol dimulainya estafet kepemimpinan.
Setibanya di halaman Mapolres Fakfak, AKBP Naim Ishak beserta Ketua Bhayangkari disambut dengan prosesi adat yang sarat makna. Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penerimaan secara resmi terhadap pimpinan baru, sekaligus mencerminkan penghargaan Polres Fakfak terhadap nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Suasana semakin khidmat ketika Wakapolres Fakfak, Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., mengalungkan bunga kepada AKBP Naim Ishak dan Ny. Nurfidjriyah Naim Ishak sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang. Penyambutan kemudian dimeriahkan dengan tarian adat yang dibawakan personel Polres Fakfak bersama Bhayangkari, mengiringi langkah keduanya menuju gerbang kehormatan.
Puncak prosesi ditandai dengan Tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi sakral di lingkungan Polri yang menjadi lambang penghormatan, loyalitas, serta kesiapan seluruh personel dalam mendukung kepemimpinan baru. Dengan langkah mantap di bawah barisan pedang yang dibentuk para perwira Polres Fakfak, AKBP Naim Ishak resmi memasuki Markas Polres Fakfak untuk memulai amanah sebagai Kapolres.

Momen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di Polres Fakfak. Tradisi Pedang Pora juga mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga semangat pengabdian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.
Kehadiran AKBP Naim Ishak diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang kokoh diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Fakfak.
Seluruh rangkaian penyambutan berlangsung dengan khidmat, tertib, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan. Tradisi Pedang Pora pun menjadi penanda resmi dimulainya pengabdian AKBP Naim Ishak sebagai Kapolres Fakfak, sekaligus membawa harapan baru bagi peningkatan pelayanan Polri yang semakin profesional, humanis, dan Presisi.
“Kepemimpinan sejati tidak hanya ditandai dengan pergantian jabatan, tetapi juga dengan kemampuan merangkul, menginspirasi, dan membangun kepercayaan. Sinergi yang kuat akan melahirkan keamanan, sementara pengabdian yang tulus akan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
