FAKFAK,PinFunPapua.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mempercepat transformasi pelayanan publik kembali dibuktikan melalui peluncuran SI CESA (Sistem Integrasi Cepat Pelayanan Terpadu Santun) di RSUD Fakfak. Inovasi berbasis digital yang diresmikan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, di Ruang Rapat Lantai III RSUD Fakfak, Senin (3/8/2026), diharapkan menjadi tonggak baru peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Peluncuran aplikasi SI CESA merupakan implementasi aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan yang digagas Direktur RSUD Fakfak sebagai upaya menghadirkan tata kelola pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan layanan yang efektif dan efisien.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa aksi perubahan bukan sekadar memenuhi tuntutan pelatihan kepemimpinan, melainkan harus menjadi bukti nyata komitmen aparatur sipil negara dalam menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, reformasi birokrasi hanya akan bermakna apabila diwujudkan melalui pelayanan publik yang profesional, responsif, akuntabel, dan mampu mengikuti perkembangan era digital.
“Launching aplikasi SI CESA pada hari ini merupakan sebuah terobosan penting dalam mendukung layanan publik yang cepat, mudah, dan santun. Aplikasi ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat proses pelayanan di RSUD Fakfak,” ujar Samaun.
Bupati menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Digitalisasi, kata dia, bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan agar pelayanan publik semakin transparan, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Fakfak yang telah melahirkan inovasi melalui aplikasi SI CESA. Menurutnya, inovasi tersebut patut menjadi inspirasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah untuk terus menghadirkan perubahan yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Namun demikian, Samaun mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak diukur dari megahnya peluncuran, melainkan dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh tenaga kesehatan di RSUD Fakfak terus melakukan evaluasi terhadap setiap tahapan pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, tepat, ramah, dan humanis.
“Saya berharap inovasi ini benar-benar diterapkan. Pelayanan kepada masyarakat harus terus dievaluasi dari waktu ke waktu agar semakin cepat, semakin baik, dan semakin berkualitas. Peluncuran aplikasi SI CESA tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Fakfak,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Fakfak akan terus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia, pemenuhan sarana dan prasarana, serta pengembangan inovasi berbasis digital. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan RSUD Fakfak sebagai rumah sakit yang semakin modern, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
“Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa cepat, mudah, dan manusiawi pelayanan yang diterima masyarakat. Inovasi akan bernilai ketika benar-benar menghadirkan perubahan yang dirasakan oleh rakyat.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
