FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi menghadirkan Samsat Payment Point di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas. Terobosan ini menjadi langkah konkret pemerintah memangkas jarak pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Peluncuran layanan tersebut berlangsung Kamis (8/10/2026) dan dilakukan oleh Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat, UPPD/Samsat Fakfak, Kepolisian, PT Jasa Raharja, dan PT Bank Papua.
Mengusung tema “Mendekatkan Pelayanan, Memudahkan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor”, kehadiran Samsat Payment Point di dua distrik tersebut diharapkan mampu menjawab persoalan klasik masyarakat di wilayah yang memiliki rentang geografis cukup luas.
Slogan “Dekat pelayanannya, mudah pembayarannya” menjadi semangat utama dalam menghadirkan layanan tersebut.
Dalam sambutannya, Donatus menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat pemerintahan. Kondisi geografis Fakfak yang luas dengan jarak antardistrik yang cukup jauh, menurutnya, menuntut pemerintah untuk menghadirkan pelayanan sedekat mungkin dengan masyarakat.
“Pelayanan pemerintahan tidak boleh hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi harus terus kita dekatkan kepada masyarakat di distrik-distrik hingga kampung,” tegas Donatus.
Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya perjalanan hanya untuk mendapatkan pelayanan dasar pemerintah, termasuk dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Karena itu, kehadiran Samsat Payment Point di Bomberay dan Kokas bukan sekadar penambahan titik pelayanan. Lebih dari itu, layanan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya membangun pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terjangkau.
Pajak Bukan Sekadar Kewajiban, tetapi Kontribusi untuk Pembangunan
Donatus mengingatkan masyarakat bahwa membayar Pajak Kendaraan Bermotor bukan sekadar kewajiban administratif kepada pemerintah. Pajak merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menopang pembangunan daerah.
Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Bomberay dan Kokas, memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya serta membayar pajak tepat waktu.
“Mari kita bangun kesadaran bahwa membayar pajak merupakan bentuk partisipasi kita dalam pembangunan,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penting karena peningkatan kepatuhan wajib pajak tidak hanya berdampak pada penerimaan pemerintah, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sederhananya, pajak yang dibayarkan hari ini merupakan bagian dari pembangunan yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat.
Jangan Biarkan Masyarakat Datang Membayar, tetapi Pulang dengan Kekecewaan
Di sisi pelayanan, Donatus meminta seluruh petugas yang bertugas di Samsat Payment Point memberikan pelayanan secara profesional dengan mengedepankan prinsip ramah, cepat, transparan, akuntabel, dan tidak diskriminatif.
Menurutnya, masyarakat yang telah datang untuk memenuhi kewajibannya harus mendapatkan kepastian informasi dan kepastian pelayanan.
“Jangan sampai masyarakat yang sudah datang untuk memenuhi kewajibannya justru mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan tegas bahwa inovasi pelayanan tidak boleh berhenti pada pembukaan gedung atau peluncuran fasilitas.
Sebab, ukuran keberhasilan pelayanan publik bukan terletak pada seberapa meriah sebuah layanan diluncurkan, melainkan seberapa mudah masyarakat mendapatkan pelayanan setelah layanan itu berjalan.
Perkuat Sinergi Lintas Instansi
Donatus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, jajaran Samsat, Kepolisian, PT Jasa Raharja, PT Bank Papua, serta seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya Samsat Payment Point di Bomberay dan Kokas.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Pelayanan publik yang baik membutuhkan kolaborasi,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Kepolisian, perbankan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan masyarakat terus diperkuat.
Ia juga mengingatkan agar peluncuran Samsat Payment Point tidak berhenti sebagai seremoni semata.
“Sebuah pelayanan baru benar-benar disebut berhasil ketika masyarakat merasakan manfaatnya, bukan hanya ketika pemerintah meresmikannya.”
Dorong Pelayanan Publik Berbasis Digital
Selain mendekatkan akses pelayanan, kehadiran Samsat Payment Point diharapkan menjadi bagian dari momentum percepatan transformasi pelayanan publik berbasis teknologi dan digitalisasi di Kabupaten Fakfak.
Donatus menilai pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel akan ikut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Pembangunan daerah pada hakikatnya adalah membangun dari masyarakat dan untuk masyarakat. Oleh sebab itu, setiap inovasi pelayanan harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap Samsat Payment Point di Bomberay dan Kokas tidak hanya menjadi tempat pembayaran pajak, tetapi juga menjadi simbol bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat dan mendengar kebutuhan mereka.
Dihadiri Sejumlah Pejabat
Peluncuran Samsat Payment Point tersebut turut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Pol Arief Bahtiar, S.I.K., M.M., Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Papua Barat Dr. M. Bachri Yasin, S.E., M.M., Kepala PT Jasa Raharja Papua Barat dan Papua Barat Daya Aulia Redha Martha Husaini, S.S.T., M.AP., Sekretaris Bapenda Fakfak Lukito Saksomo Jati, S.T., M.M., Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., Danramil 1803-05/Bomberay Lettu Inf Saiful Bauw, Kepala Cabang Bank Papua Kabupaten Fakfak Yuliance Jitmau, Kepala Distrik Bomberay Mohamad Heremba, Kepala Distrik Kokas Hamzah Almohdar, S.Sos., M.M., serta tamu undangan lainnya.
Di penghujung sambutannya, Donatus secara resmi meluncurkan Samsat Payment Point di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas dengan memohon berkat dan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ia berharap keberadaan layanan tersebut mampu memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat, meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah dan pembangunan Kabupaten Fakfak.
“Melayani lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat untuk masyarakat Fakfak.”
Pada akhirnya, kehadiran Samsat Payment Point di Bomberay dan Kokas menegaskan satu hal: pelayanan publik bukan sekadar tentang menyediakan layanan, tetapi tentang menghadirkan pemerintah sedekat mungkin dengan masyarakat yang membutuhkan.
Karena pemerintah yang baik bukan hanya pemerintah yang hadir di kantor, tetapi pemerintah yang hadir ketika masyarakat membutuhkan.
(Jurnalis: Risman Bauw).
