FAKFAK,PinFunPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Daerah/Samsat Fakfak terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan Samsat Payment Point di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas.
Peluncuran layanan tersebut digelar pada Kamis (8/10/2026), sebagai langkah nyata mendekatkan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kepada masyarakat yang selama ini menghadapi kendala jarak, waktu, dan biaya untuk mengakses layanan Samsat.
Kepala UPT Samsat Fakfak, Rozalli Adyansyah Karaeng, S.H., M.H., mengatakan kehadiran Samsat Payment Point merupakan bentuk respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat, khususnya warga di Distrik Bomberay dan Kokas.
Menurutnya, masyarakat sebelumnya harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju kantor Samsat. Kondisi tersebut tidak hanya menyita waktu, tetapi juga membutuhkan biaya transportasi yang tidak sedikit.
“Pembentukan Samsat Payment Point ini berawal dari berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas yang menyampaikan bahwa jarak menuju kantor Samsat cukup jauh dan membutuhkan waktu serta biaya yang tidak sedikit,” ujar Rozalli.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi menjadi salah satu kendala masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor secara tepat waktu.
Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Papua Barat bersama Samsat Fakfak menghadirkan Samsat Payment Point sebagai solusi untuk menciptakan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Layanan tersebut mengusung tema “Mendekatkan Pelayanan, Memudahkan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.”
Rozali menegaskan, keberadaan Samsat Payment Point bukan sekadar menambah titik pelayanan, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, layanan tersebut diharapkan dapat mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen PKB.
“Tujuan pembentukan Samsat Payment Point ini adalah memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui optimalisasi penerimaan PKB dan opsen PKB,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal.
“Kami berharap dengan hadirnya Samsat Payment Point ini, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang semakin dekat, mudah, cepat, transparan, dan memberikan kepastian dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor,” katanya.
Menurut Rozali, pembayaran pajak bukan semata-mata kewajiban administratif masyarakat kepada pemerintah. Pajak yang dibayarkan masyarakat pada akhirnya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
“Pajak yang kita bayarkan pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, membayar pajak bukan hanya tentang memenuhi kewajiban, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam membangun daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, UPT Samsat Fakfak juga menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Papua yang telah memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang keberadaan Samsat Payment Point di Distrik Bomberay maupun Distrik Kokas.
“Terima kasih kepada PT Bank Papua yang telah mendukung kami dalam hal sarana dan prasarana, baik di Distrik Bomberay maupun Distrik Kokas. Kami mendoakan semoga PT Bank Papua selalu jaya dan terus menjadi mitra pemerintah daerah se-Tanah Papua,” ujar Rozali.
Apresiasi serupa disampaikan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Fakfak yang turut berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan peluncuran Samsat Payment Point tersebut.
Rozali berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Samsat, perbankan, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Semoga sinergi ini dapat berjalan dengan baik sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dalam mengoptimalkan PAD, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor dan opsen PKB, dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditentukan,” harapnya.
Peluncuran tersebut turut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Pol Arief Bahtiar, S.I.K., M.M., Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Papua Barat Dr. M. Bachri Yasin, S.E., M.M., Kepala PT Jasa Raharja Papua Barat dan Papua Barat Daya Aulia Redha Martha Husaini, S.S.T., M.AP., Sekretaris Bapenda Fakfak Lukito Saksomo Jati, S.T., M.M., Wakapolres Fakfak Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., Danramil 1803-05/Bomberay Lettu Inf Saiful Bauw., Kepala Cabang Bank Papua Kabupaten Fakfak Yuliance Jitmau., Kepala Distrik Bomberay Mohamad Heremba., Kepala Distrik Kokas Hamzah Almohdar, S.Sos., M.M., serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran Samsat Payment Point di Bomberay dan Kokas menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke pusat pemerintahan. Pemerintah justru dituntut untuk hadir lebih dekat, memahami kebutuhan warga, dan menghadirkan solusi di tengah masyarakat.
Sebab, pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang seberapa cepat pemerintah bekerja, tetapi seberapa jauh masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan mereka.
Dengan hadirnya layanan tersebut, UPT Samsat Fakfak berharap masyarakat tidak lagi menjadikan jarak dan biaya sebagai alasan untuk menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Pada akhirnya, kepatuhan membayar pajak bukan hanya tentang angka penerimaan daerah, tetapi tentang gotong royong membangun daerah melalui kontribusi setiap warga negara.
(Jurnalis : Risman Bauw).
