Sekretaris Komite SD YPK 13 Elim Kwawi Hengki Rumbewas (Foto : Alfredo Regoy).
PinFunPapua.com, Manokwari – Diperingatkan HUT SD YPK 13 Elim Kwawi ke-55 dan HUT YPK diranah papua ke-61 tahun diharapkan Pemerintah Kabupaten bisa juga memperhatikan sekolah Yayasan Kristen yang ada di Kabupaten Manokwari.
Sekretaris Komite SD YPK 13 Elim Kwawi Herman Rumbewas meminta kepada pemerintah kabupaten untuk memperhatikan sekolah-sekolah yayasan yang ada di Kabupaten Manokwari.
” Kedepan pendidikan ini akan berkembang, pendidikan tidak tinggal ditempat sehingga perlu ada perhatian-perhatian dari pemerintah, kalau kita cuma mengharapkan pembagian dana otsus yang 20 persen lalu tidak di topang juga dengan sumber lain maka akan menjadi kendala dan penghambat dalam pendidikan nantinya,” ungkap Herman Rumbewas saat ditemui wartawan di Manokwari.
Memang betul kesehatan itu mahal, tapi pendidikan juga mahal, tetapi tujuan bernegara itu jelas bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa dan oleh karena itu harus ada tanggung jawab negara yang turun sampai di Pemerintah daerah
” Harapan saya kedepan ada bantuan pemerintah untuk sekolah yayasan yang ada di Manokwari setiap tahunnya, karena sekolah saat ini tidak menerima dana BOS, sehingga kami sudah menyurati Bupati Manokwari, Dinas Pendidikan Manokwari namun sampai saat ini belum ada jawaban,” tandasnya.
Selain itu ujian sekolah untuk kelas lima dan enam nantinya sudah menggunakan CAT atau sistem komputer, sedangkan hingga saat ini SD YPK 13 Elim Kwawi hingga saat ini belum memiliki komputer, sehingga guru-guru harus sewa agar anak-anak murid bisa mengikuti pelatihan menggunakan CAT.
” Ini menjadi kendala buat kami yang ada di SD YPK 13 Elim Kwawi, dimana kita mau berlari cepat tetapi kita sendiri memperlambat ini,” tambahnya.
Besar harapan kami untuk dana pendidikan jangan hanya diberikan melalui dana Otsus saja melainkan kalau bisa dari Dana DAU dan DBH, kalau dengan adanya dana pendidikan yang besar maka sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Manokwari bisa berjalan dengan baik
Dalam UU sudah sangat jelas dimana pemerintah harus memperhatikan semua sekolah baik negeri yayasan Kristen dan juga Muhammadiyah.
Kami minta perhatian pemerintah untuk sekolah SD YPK 13 Elim Kwawi untuk dibuatkan pagar sekolah, menginggat sekolah terlalu terbuka sehingga menjadi jalur lewat sana kemari baik siang bahkan malam hari,” bebernya.
Kami minta di buatkan pagar menginggat terkadang ruang kelas ini ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab buang sampah, buang kotoran, bahkan melakukan hal-hal yang tidak diharapkan, sehingga anak-anak kita yang mau beraktifitas untuk belajar terganggu dengan semua itu.
Dalam hal ini saya mau kritik Pemerintah untuk memperhatikan banyak sekolah yang dibangun di kampung-kampung yang penduduknya cuma hanya 5 KK, akhirnya pembangunan tersebut mubasir tidak digunakan atau dimanfaatkan.
Kalau boleh anggaran tersebut digunakan untuk membangun sekolah-sekolah yang sudah mau maju tetapi terhambat dan terkendal oleh ketersediaan anggaran, SDM, Sarana Prasarana yang kurang,” pungkasnya. (PFP-05).
