PinFunPapua.com, Manokwari – Pelantikan pengurus wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Papua Barat dan Papua Barat Daya periode 2021-2026 resmi dilaksanakan di Manokwari. Acara ini digelar di aula kantor KNPI Provinsi Papua Barat dan menandai pengukuhan Lateng Nawarisa sebagai Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Lateng Nawarisa menyampaikan bahwa pelantikan ini sempat tertunda sejak tahun 2021. Namun, pada tahun 2024, pelantikan badan pengurus wilayah akhirnya dapat terlaksana.
“Alhamdulillah, pelantikan sekaligus pengukuhan badan pengurus berjalan lancar. Kami juga telah merencanakan rapat kerja untuk dilaksanakan pada tahun 2025. Dengan demikian, program kerja dapat disusun secara sistematis agar berjalan optimal,” ujar Lateng Nawarisa.
Menurutnya, pelantikan ini dilakukan sesuai dengan tahapan mekanisme organisasi serta berdasarkan instruksi langsung dari pimpinan pusat.
“Meski ada keterlambatan, pelantikan ini dapat dilaksanakan dengan maksimal. Selanjutnya, fokus utama kami adalah melakukan konsolidasi di tingkat kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya,” tambahnya.
Fokus Konsolidasi dan Pengembangan Organisasi
Lateng menjelaskan, pihaknya akan segera membentuk struktur organisasi di wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Saat ini, organisasi sudah terbentuk di enam kabupaten/kota, yaitu Manokwari, Kaimana, Fakfak, Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni di Papua Barat, serta di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong di Papua Barat Daya.
“Sementara itu, konsolidasi di wilayah Raja Ampat dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Papua Barat Daya masih dalam tahap pemberian mandat,” jelasnya.
Lateng menegaskan bahwa visi dan misi utama organisasi Pemuda Muslimin Indonesia adalah membentuk kader bangsa serta mendorong peningkatan ekonomi keumatan dan pendidikan.
“Hal ini menjadi skala prioritas dan aspek utama dalam organisasi. Setiap kader Pemuda Muslimin Indonesia harus memahami tujuan organisasi ini,” ungkapnya.

Ia juga meminta dukungan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Muslim di Papua Barat dan Papua Barat Daya agar roda organisasi dapat berjalan dengan maksimal.
“Kami memohon dukungan pemerintah daerah. Kami adalah mitra pemerintah dan telah terdaftar di Kesbangpol Papua Barat serta mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Agama,” ujarnya.
Sinergi untuk Membangun DaerahLateng berharap organisasi dapat menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas. Ia juga meminta seluruh pengurus untuk saling bekerja sama demi mewujudkan visi dan misi organisasi.
“Kami berkomitmen membesarkan organisasi ini sesuai visi dan misi yang ada. Sinergi dengan pemerintah dan pihak lain akan menjadi kunci untuk merealisasikan tujuan organisasi di Papua Barat dan Papua Barat Daya,” pungkasnya.
Acara pelantikan ini menjadi momentum penting untuk membangun dan memperkuat peran Pemuda Muslimin Indonesia dalam mendorong kemajuan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. (ED)
