PinFunPapua.com, Manokwari – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat telah menyediakan dana sebesar Rp1,52 triliun untuk mendukung kebutuhan uang tunai menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi uang tunai berjalan lancar di seluruh wilayah Papua Barat selama periode tersebut.
Kepala Perwakilan BI Papua Barat menjelaskan bahwa alokasi tersebut terdiri dari Rp1,31 triliun untuk uang pecahan besar (UPB) dan Rp21 miliar untuk uang pecahan kecil (UPK). “Total Rp1,52 triliun ini telah kami persiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua Barat dalam menghadapi HBKN dan Tahun Baru,” ujarnya.

Menurut perhitungan kebutuhan uang tunai di wilayah Papua Barat, permintaan diproyeksikan mencapai Rp1,10 triliun untuk UPB dan Rp13 miliar untuk UPK. BI memastikan jumlah yang disediakan telah melebihi kebutuhan guna mengantisipasi potensi peningkatan permintaan.
Sebagai upaya memastikan distribusi uang tunai yang optimal, BI Perwakilan Papua Barat melakukan koordinasi dengan perbankan di wilayah tersebut. Koordinasi ini mencakup proyeksi kebutuhan uang, mekanisme penarikan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta penguatan kerja sama melalui transaksi uang kartal antar bank (TUKAB). Langkah ini bertujuan memastikan distribusi uang tunai berjalan lancar dan kerja sama antarbank tetap terjaga dengan baik.

Bank Indonesia berharap langkah ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi tunai selama momen HBKN dan Tahun Baru, serta menjaga stabilitas sistem keuangan di Papua Barat. (JN)
