PinFunPapua.com, Manokwari – Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Kapolda Provinsi Papua Barat, mengungkapkan bahwa angka kejahatan di wilayah tersebut mengalami peningkatan pada tahun 2023. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara tatap muka yang melibatkan berbagai tokoh masyarakat di Ballroom Aston Niu Manokwari pada Kamis (30/11/2023).

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP., Kapolda Silitonga menjelaskan bahwa jenis kejahatan yang menonjol adalah kejahatan yang melibatkan tindakan kekerasan. “Angka kejahatan kekerasan atau konvensional ini mengalami peningkatan signifikan, dari 1395 kasus menjadi 2127 kasus,” ungkapnya.
Irjen Pol. Silitonga juga menyoroti sistem pendataan kejahatan, menyatakan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami apakah peningkatan angka tersebut disebabkan oleh efektivitas pendataan yang lebih baik pada masa sekarang dibandingkan sebelumnya.

Meskipun demikian, Pj Gubernur Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP., menegaskan bahwa peningkatan angka kejahatan bukan semata-mata karena meningkatnya tindakan kejahatan itu sendiri. “Diamnya orang-orang baik menjadi salah satu faktor utama. Ketika orang-orang baik hanya diam tanpa tindakan, kejahatan akan terus bertambah. Orang baik seharusnya minimal berupaya mencegah,” tegasnya.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk membahas lebih lanjut tentang peningkatan kejahatan dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menanggulangi permasalahan ini di masa yang akan datang. ( PFP-04 )
