MANOKWARI, PinFunPapua.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Barat menyambut baik gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pembentukan Koperasi Merah Putih. Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor industri dan ekonomi kerakyatan.
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Disperindag Papua Barat, Kundrat Pattipi, S.E., M.Si., menyatakan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam mendorong pembentukan koperasi tersebut di wilayah Papua Barat. Selain itu, Disperindag juga akan terlibat dalam pengawasan langsung terhadap aktivitas industri di daerah, guna memastikan bahwa pelaku usaha memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kami berharap para pelaku industri tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui Koperasi Merah Putih,” ujar Kundrat dalam keterangannya di Manokwari, Rabu (16/4/2025).
Sebagai langkah konkret, lanjut Kundrat, akan dibentuk tim khusus yang terdiri atas beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tim ini nantinya akan berada di bawah koordinasi langsung Gubernur, Wakil Gubernur, atau Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, dengan tugas utama melakukan pemantauan langsung terhadap perusahaan-perusahaan di seluruh wilayah, baik yang berskala besar, menengah, maupun kecil.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam rapat lintas OPD yang telah digelar sebelumnya, telah disepakati pentingnya pendirian Koperasi Merah Putih di setiap kabupaten di Papua Barat. Pembentukan koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis pada potensi lokal.
“Disperindag dalam kewenangannya akan lebih fokus pada penguatan sektor industri. Kami juga akan mendorong perusahaan-perusahaan agar mengoptimalkan pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung operasional dan pengembangan Koperasi Merah Putih,” katanya.
Kundrat menambahkan bahwa Papua Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi berbasis sektor unggulan daerah. Salah satu contoh konkret, menurutnya, dapat dilihat di Kabupaten Kaimana yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan.
“Industri perikanan di Kaimana seharusnya dapat menjadi lokomotif dalam menggerakkan Koperasi Merah Putih. Potensi ini perlu kita manfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (red)
