MANOKWARI, PinFunPapua.com — BPJS Kesehatan Cabang Manokwari bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada personel Polda Papua Barat pada Jumat, 16 Mei 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pianemo, Mapolda Papua Barat, dan diikuti oleh 55 personel dari berbagai satuan kerja. Dengan mengusung tema “Sosialisasi Jaminan Kesehatan dan Mobile JKN pada Personel Polda Papua Barat Tahun 2025”, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan kualitas kesehatan anggota Polri serta keluarganya sebagai peserta Program JKN.
Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Ria Pasauran, menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan terus berkomitmen memberikan kemudahan akses administrasi dan layanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN, termasuk anggota Polri beserta keluarganya.
Dalam paparannya, Ria juga memperkenalkan Aplikasi Mobile JKN yang kini hadir dengan berbagai fitur baru yang lebih mudah diakses dan lebih informatif.
“Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu inovasi digital BPJS Kesehatan untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mendaftar, mengubah data kepesertaan, menggunakan KIS digital, melihat tagihan dan riwayat pembayaran iuran, mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan, melakukan skrining riwayat kesehatan, antrean online, hingga menyampaikan pengaduan atau permintaan informasi,” jelas Ria.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua Barat, dr. Iskandar, Sp.B., QHIA., MARS menegaskan bahwa Program JKN memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anggota Polri.
“Anggota Polri memiliki hak dan kewajiban untuk memahami pentingnya jaminan kesehatan. Pelaksanaan JKN ini berlandaskan hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” ujar dr. Iskandar.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi seperti ini penting dilakukan secara rutin untuk memperluas pemahaman personel terhadap hak dan kewajiban dalam sistem jaminan sosial. Pihaknya juga mendorong para anggota Polri dan keluarga agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN sebagai sarana pelayanan kesehatan digital.
“Sakit tidak bisa direncanakan, direkayasa, ataupun disengaja. Saat kita jatuh sakit, jaminan kesehatan itulah yang akan membantu menjamin pembiayaan pengobatan kita. Oleh karena itu, penting bagi setiap personel untuk memahami manfaat Program JKN dan memanfaatkannya secara maksimal,” tutup dr. Iskandar.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan institusi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan yang merata, efisien, dan berbasis teknologi di lingkungan kerja Polda Papua Barat. (red)
