FAKFAK, PinFunPapua.com — Dalam semangat memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan komunitas keagamaan, Kepolisian Resor (Polres) Fakfak menunjukkan dukungan nyatanya dengan menghadiri kegiatan Wewowo GKI Maghi—Temu Raya Guru Sekolah Minggu (GSM) III se-Tanah Papua yang berlangsung di Gereja GKI Nasaret Wagom, Kabupaten Fakfak, pada Jumat (13/6/2025).
Kegiatan akbar ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai klasis dan wilayah di Tanah Papua. Temu Raya GSM menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mengokohkan peran guru Sekolah Minggu dalam mendidik dan membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.
Polres Fakfak, melalui perwakilannya yakni Kepala Urusan Binmas Operasional (KBO Sat Binmas) IPTU Markus Silamba dan Bripda M. Kunsen Garamatan, hadir langsung memenuhi undangan panitia pelaksana sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi pembangunan moral dan spiritual generasi muda Papua.
Dalam sambutan perwakilan panitia, disampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polres Fakfak atas kehadiran dan dukungan moril yang diberikan. Panitia menilai partisipasi kepolisian merupakan bukti bahwa institusi keamanan negara hadir sebagai mitra seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama dan budaya.
IPTU Markus Silamba menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral Polres Fakfak dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan dan mempererat harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Partisipasi Polres Fakfak dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri sebagai pengayom seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama dan budaya. Kami percaya, kolaborasi seperti inilah yang memperkuat semangat ‘Satu Tungku Tiga Batu’ dalam kehidupan masyarakat Fakfak,” ujar IPTU Markus Silamba.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi momen refleksi bersama mengenai pentingnya peran keagamaan dalam menciptakan kedamaian sosial serta mengembangkan karakter anak sebagai generasi penerus bangsa.
Selama berlangsungnya kegiatan, suasana di lokasi terpantau aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kehadiran Polri tidak hanya sebagai bentuk partisipasi aktif, melainkan juga untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya acara sebagai bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat.
Temu Raya Guru Sekolah Minggu ini menjadi bukti bahwa keharmonisan antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terjalin melalui momen-momen yang penuh makna. Kolaborasi lintas institusi dan iman diyakini mampu memperkuat tatanan sosial yang damai dan berkeadilan di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak. (Risman)
