FAKFAK, PinFunPapua.com — Momen hangat penuh keakraban mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di halaman Apel Polres Fakfak, Selasa pagi (1/7/2025). Di tengah suasana khidmat dan semangat kebangsaan, jajaran Komando Resor Militer (Korem) 182/Jazirah Onim (JO) menghadirkan kejutan manis berupa kue ulang tahun sebagai simbol persaudaraan dan penghormatan kepada Polri.
Rombongan Korem 182/JO yang dipimpin langsung oleh Danrem, Kolonel Inf. Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., tiba di halaman Mapolres Fakfak sekitar pukul 07.25 WIT. Mereka disambut hangat oleh Kapolres Fakfak, AKBP Dr. Hendriyana, S.E., M.H., beserta jajaran perwira dan anggota kepolisian dalam suasana penuh keakraban.
Puncak dari kejutan ini terjadi ketika Kolonel Inf. Irwan Budiana secara simbolis menyerahkan kue ulang tahun kepada Kapolres Fakfak. Momen tersebut diiringi lagu “Selamat Ulang Tahun” yang dinyanyikan bersama oleh seluruh personel TNI dan Polri yang hadir. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa dalam pertemuan singkat namun sarat makna ini.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin jaya dan tetap menjadi pelindung serta pengayom masyarakat,” ucap Danrem Irwan Budiana dalam sambutannya, seraya menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kolaborasi antar institusi negara.
Kapolres Fakfak, AKBP Dr. Hendriyana, menyambut hangat kedatangan Danrem dan rombongan, serta menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh jajaran Korem 182/JO.

“Kami sangat terharu dan bangga atas kejutan ini. Ini menjadi bukti bahwa sinergi dan kekompakan TNI-Polri bukan sekadar slogan, tetapi nyata dalam tindakan,” ujar Kapolres.
Setelah prosesi penyerahan kue, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan dan penguatan silaturahmi. Tepat pukul 07.40 WIT, rombongan Korem 182/JO melanjutkan agenda berikutnya ke Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Fakfak.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol kuatnya persatuan antara TNI dan Polri di Fakfak, sekaligus menegaskan bahwa soliditas dua pilar keamanan negara tersebut tetap terjaga dalam semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (Risman).
