FAKFAK, PinFunPapua.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan peringatan Masuknya Islam ke Tanah Papua, masyarakat Fakfak, Papua Barat, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi melalui kegiatan kerja bakti massal, Rabu (9/7/2025).
Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar, baik di kawasan permukiman maupun perkantoran. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan masyarakat sipil, tetapi juga didukung penuh oleh jajaran TNI, khususnya dari Korem 182/JO, Kodim 1803/Fakfak, dan seluruh Koramil di wilayah tersebut.
Para prajurit TNI menyebar ke berbagai titik strategis, termasuk area kantor pemerintah dan kampung-kampung binaan. Mereka turut membantu warga membersihkan saluran air, memungut sampah, memangkas semak belukar, hingga menata kembali lingkungan agar lebih asri dan nyaman.
Letnan Dua Infanteri Syaiful Bakhri Bauw menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari rutinitas prajurit, namun kali ini mendapatkan penekanan khusus dari Komandan Korem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han.
“Tadi malam kami menerima perintah langsung dari Danrem untuk melaksanakan kerja bakti serentak. Tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga turun langsung ke kampung-kampung binaan bersama masyarakat,” ujar Letda Syaiful.

Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat dan sinergi antarinstansi yang terbangun dengan baik di Fakfak. Menurutnya, kerja bakti massal ini bukan sekadar menyambut momentum nasional, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian kolektif terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kami sangat mendukung inisiatif Bupati Fakfak yang menggerakkan semua unsur, baik pemerintah daerah, TNI, maupun masyarakat, untuk bergotong royong. Ini merupakan contoh konkret bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan perubahan positif,” ujar Kolonel Irwan.
Ia menambahkan, semangat kerja bakti yang terbangun dalam momentum ini hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Diharapkan, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh dalam keseharian masyarakat, terutama di ruang-ruang publik yang menjadi pusat aktivitas bersama.
Dengan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan TNI, Fakfak kembali menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan. Hal ini menjadi pondasi kuat dalam menyongsong peringatan HUT RI ke-80 dan perayaan sejarah penting masuknya Islam ke Papua, yang akan menjadi tonggak semangat baru dalam pembangunan daerah. (Risman)
