MANOKWARI, PinFunPapua.com – Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Koordinator Wilayah Kabupaten Yalimo, Kota Studi Manokwari, sukses menyelenggarakan ibadah syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Asrama Mahasiswa-Mahasiswi Yalimo pada Senin (8/9/2025).
Perayaan yang berlangsung di Asrama Yalimo, Amban, Manokwari, Papua Barat, ini mengusung tema “Bersama Kristus Bertumbuh dalam Kasih dan Pelayanan” (Efesus 4:15–16). Adapun subtema yang diangkat, “Melalui ibadah syukuran HUT ke-XI Asrama Mahasiswa Yalimo ini, penghuni dapat membangkitkan jiwa dan semangat baru di dalam Tuhan.”
Ketua Korwil Yalimo, Beni Itlay, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa peringatan HUT ini merupakan agenda tahunan utama organisasi. Panitia telah dibentuk sejak akhir Juli untuk mempersiapkan seluruh rangkaian acara.
Gotong Royong Siapkan Perayaan
Persiapan dimulai sejak Kamis (4/9/2025) melalui rapat panitia yang membahas empat agenda penting, yakni penentuan waktu dan tempat, pengumpulan iuran wajib, pengalokasian dana, serta kebutuhan teknis lainnya.
Hari-hari berikutnya diisi dengan kegiatan gotong royong, seperti pembersihan halaman asrama, pengumpulan kayu bakar untuk prosesi bakar batu, hingga pengambilan bahan makanan dari kebun, antara lain petatas, keladi, singkong, dan sayuran.

Puncak Acara Penuh Makna
Perayaan puncak digelar pada Senin pagi, diawali dengan tradisi barapen yang diiringi tarian dansa khas suku Yali, Yungkul. Sekitar pukul 10.00 WIT, ibadah syukuran dimulai dengan enam rangkaian acara utama, yaitu pembukaan, laporan panitia, ibadah, pemotongan kue ulang tahun, sambutan-sambutan, dan ramah tamah.
Sejumlah tokoh memberikan sambutan yang inspiratif. Pembina Yustin Logo, S.E., menyampaikan selamat ulang tahun dan menegaskan dukungan terhadap pekabaran Injil di kampung Tangumsili dan Landikma. Dari Dewan Penasehat Organisasi (DPO), Emika Itlay mengapresiasi kekompakan mahasiswa dalam menjaga persatuan.
Beni Itlay, mewakili Badan Pengurus Korwil, mengenang perjalanan mahasiswa Yalimo yang dahulu menempati kos-kosan sebelum akhirnya memiliki asrama sendiri sejak 8 September 2014. Sementara itu, pengurus asrama Erinus Mabel, senior Charles Hisage, dan alumni Abang Nakai Salianggen turut memberikan pesan-pesan membangun serta apresiasi atas semangat solidaritas para penghuni.
Ditutup dengan Bakar Batu dan Filosofi Yungkul
Selepas acara resmi, seluruh undangan, mahasiswa, dan simpatisan menikmati jamuan tradisional bakar batu sebagai wujud syukur dan kebersamaan. Perayaan kemudian ditutup dengan dansa Yungkul, yang memiliki filosofi mendalam tentang nilai kehidupan, perjuangan, serta persatuan dalam budaya suku Yali.
Melalui syukuran HUT ke-11 ini, mahasiswa Yalimo di Manokwari menegaskan komitmen untuk terus merawat iman, memperkuat solidaritas, serta melestarikan budaya leluhur di tengah kehidupan akademis mereka. (Risman)
