MANOKWARI, PinFunPapua.com – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 17 Februari 1975, kampus ini resmi membuka program studi Magister Hukum (S2). Kegiatan pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) S2 tahun akademik 2025/2026, yang berlangsung di aula kampus, Rabu (10/9/2025).
Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran program pascasarjana ini merupakan tonggak sejarah penting bagi dunia pendidikan tinggi hukum di Papua Barat.
“Hari ini STIH Manokwari mencetak sejarah baru. Program studi Magister Hukum telah memenuhi seluruh legalitas dan mendapatkan SK dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ujar Filep.
33 Mahasiswa Baru Angkatan Pertama
PKKMB S2 ini diikuti 33 calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan lolos dari total 50 pendaftar. Mereka menjadi angkatan pertama mahasiswa Magister Hukum di STIH Manokwari. Selama tiga hari ke depan, para mahasiswa akan mengikuti berbagai materi pembekalan untuk menyiapkan diri memasuki dunia akademik pascasarjana.

Filep Wamafma menyampaikan optimisme bahwa angkatan perdana ini akan menjadi teladan dalam menyelesaikan studi. “Kita harapkan mahasiswa S2 angkatan pertama ini dapat lulus pada Agustus 2027 dan membawa nama baik kampus ke depan,” tambahnya.
Tiga Konsentrasi Magister Hukum
Program studi Magister Hukum di STIH Manokwari membuka tiga konsentrasi, yakni Hukum Pidana, Hukum Perdata, dan Hukum Pemerintahan. Dengan pilihan tersebut, mahasiswa memiliki ruang lebih luas untuk mendalami bidang hukum sesuai minat dan kebutuhan masyarakat.
Fasilitas VVIP untuk Mahasiswa Pascasarjana
Untuk menunjang kualitas pendidikan, STIH Manokwari memberikan fasilitas VVIP kepada seluruh mahasiswa S2. Fasilitas ini mencakup ruang belajar yang representatif, pelayanan akademik terbaik, serta kehadiran dosen pengajar berkualitas dari internal kampus maupun dosen tamu.
“Kami akan menghadirkan sistem perkuliahan blok, baik secara online maupun offline, agar mahasiswa dapat belajar dengan nyaman dan maksimal,” jelas Filep.
Ia menegaskan bahwa kampus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi mencetak lulusan Magister Hukum yang unggul, kritis, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum di tanah Papua dan Indonesia pada umumnya. (JN)
