MANOKWARI, PinFunPapua.com – Setelah melalui proses pencarian intensif selama satu hari, Tim SAR gabungan dari unsur TNI/Polri bersama masyarakat berhasil menemukan jasad seorang pelajar bernama Ahmad Rizaldi, siswa SMP Negeri 15 Taman Ria Wosi, Manokwari, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Taman Ria pada Kamis (9/10/2025). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIT.
Kepala SAR Manokwari, Reza Afriyanto, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian dalam posisi mengambang di permukaan air. Setelah berhasil dievakuasi, jasad Ahmad langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami berhasil menemukan korban Ahmad Rizaldi sekitar 50 meter dari lokasi awal dalam posisi mengambang di permukaan air dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu, tim segera mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup,” ujar Reza kepada media di Manokwari.
Reza menambahkan, operasi pencarian sempat mengalami kendala akibat cuaca buruk, termasuk gelombang tinggi, angin kencang, serta air laut yang keruh sehingga menyulitkan proses penyelaman. Meski begitu, berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, pencarian akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan terdiri atas Polairud Polresta Manokwari, Polsek Sanggeng, Polsek Rendani, Koramil Manokwari, Senkom Manokwari, serta masyarakat sekitar. Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai metode dan peralatan seperti dua perahu karet, tabung selam, perlengkapan snorkeling, serta alat deteksi bawah air Aqua Eye.
“Dengan kerja keras seluruh elemen yang terlibat, korban Ahmad Rizaldi akhirnya berhasil ditemukan,” tambah Reza.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dedikasi semua pihak yang terlibat. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, upaya maksimal telah dilakukan demi memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujar Yefri.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima Basarnas, peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama beberapa teman sekolahnya bermain di Pantai Taman Ria usai pulang sekolah. Saat berenang, korban diduga mengalami kelelahan dan terseret arus. Upaya teman-temannya untuk menolong sempat dilakukan, namun tidak berhasil, hingga akhirnya korban tenggelam dan baru ditemukan keesokan harinya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pelajar, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai dan memperhatikan kondisi cuaca serta arus laut sebelum berenang. (Dhy)
