Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua Barat, Markus Waran (FOTO: Papuakini)
MANOKWARI, PinFunPapua.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua Barat, Markus Waran, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Gubernur Papua Barat pada pemilihan mendatang apabila mendapat penugasan resmi dari partai.
Pernyataan tersebut disampaikan Markus Waran saat ditemui wartawan di Manokwari, usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Papua Barat. Ia menegaskan bahwa sebagai kader partai, dirinya selalu siap melaksanakan perintah organisasi, termasuk jika ditugaskan untuk bertarung dalam kontestasi pemilihan gubernur.
“Kalau untuk maju sebagai calon Gubernur Papua Barat, sebagai kader partai kalau diperintah saya siap. Siapa pun yang nantinya maju melalui PDIP tentu harus melalui mekanisme yang sudah diatur oleh partai,” ujar Markus.
Lebih lanjut, Markus menjelaskan bahwa PDIP memiliki sistem seleksi dan survei internal yang ketat dalam menentukan calon kepala daerah yang akan diusung. Proses tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
“Nantinya akan ada tim dari pusat yang turun langsung ke daerah untuk melakukan survei terhadap calon-calon yang maju melalui PDIP. Setelah survei dilakukan, hasilnya akan dikirim ke DPP untuk dijaring dan diputuskan,” katanya.
Menurut Markus, hasil survei dan penilaian tersebut menjadi dasar bagi DPP dalam menentukan sosok yang dinilai paling layak dan memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilgub Papua Barat.
“Dari situ nanti akan keluar nama calon yang dipilih oleh DPP untuk diusung sebagai calon gubernur. Jadi semua mekanisme ini berjalan secara sistematis dan objektif,” terangnya.
Markus menambahkan, PDIP memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kader, baik dari tingkat DPD maupun DPC, untuk mencalonkan diri selama memenuhi syarat dan ketentuan partai.
“Siapa saja dari PDIP, baik pengurus DPD maupun DPC, boleh saja mencalonkan diri. Itu sah-sah saja, karena partai membuka ruang seluas-luasnya bagi kader yang memiliki komitmen dan kemampuan. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya menghormati sepenuhnya proses dan mekanisme internal partai yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum PDIP, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.
“Sebagai kader, saya hanya menunggu dan siap menjalankan keputusan partai. Apapun yang menjadi keputusan DPP, kami di daerah akan tunduk dan siap melaksanakannya,” tutup Markus Waran. (red)
