MANOKWARI, PinFunPapua.com — Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., memberikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., atas langkahnya dalam menentukan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Menurut Filep, keputusan Gubernur tersebut merupakan bagian dari hak prokuratif yang melekat pada kepala daerah dalam menentukan pejabat yang dinilai layak dan mampu menjalankan roda pemerintahan. Ia menegaskan bahwa kewenangan itu harus dihormati sebagai bagian dari tanggung jawab dan kepercayaan publik yang diemban oleh seorang pemimpin daerah.
“Ini merupakan hak prokuratif dari Gubernur. Jadi, Gubernur memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa pun yang dianggap layak. Apalagi yang dipilih adalah putra-putri terbaik Papua,” ujar Filep Wamafma di Manokwari.
Filep menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Dominggus Mandacan karena telah memberikan ruang dan kepercayaan kepada anak-anak daerah untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan provinsi. Ia berharap agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memahami arah kebijakan Gubernur, dan bekerja sesuai dengan visi-misi pembangunan Papua Barat.

“Saya berharap pimpinan-pimpinan OPD yang baru dilantik tidak euforia berlebihan, tetapi segera bekerja dan memahami arah kebijakan Gubernur. Yang terpenting adalah membuktikan karya nyata di lapangan,” katanya.
Selain itu, Filep juga mengimbau kepada pihak-pihak yang belum mendapat kesempatan dalam pelantikan tersebut untuk tetap menghormati mekanisme yang berlaku dan tidak memperkeruh suasana. Menurutnya, semangat membangun Papua Barat harus dilakukan secara bersama dan dengan menghormati keberagaman daerah.
“Biarkan proses berjalan sesuai aturan. Provinsi kita memiliki kultur dan wilayah yang sangat majemuk — ada Wondama, Fakfak, dan berbagai daerah lain yang perlu dibangun bersama. Semua suku yang memenuhi syarat memiliki tanggung jawab untuk ikut mengelola Papua Barat,” tegas Filep.
Dalam kesempatan itu, Filep juga menanggapi pernyataan Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang sebelumnya menyebut bahwa Papua Barat adalah rumah bersama bagi semua etnis dan golongan. Filep menyatakan sepakat dengan pandangan tersebut, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi.
“Saya sependapat dengan Pak Bupati, bahwa Papua Barat adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita dukung program dan proyek pembangunan yang sedang berjalan. Saya yakin Pak Gubernur sudah memiliki konsep yang matang untuk pelaksanaan ke depan,” ujar Filep.
Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa Gubernur Papua Barat akan terus mempertimbangkan semua kalangan dan etnis dalam rekrutmen aparatur pemerintahan di masa mendatang. Hal ini, menurut Filep, penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada seluruh masyarakat Papua Barat tanpa terkecuali.
(JN)
