Pendiri Yayasan Pengembangan Pelatihan untuk Perubahan Sosial di Tanah Papua (YP3SP) Maria Latumahina (FOTO:Aufrida Marisan)
SENTUL, PinFunPapua.com — Pendiri Yayasan Pengembangan Pelatihan untuk Perubahan Sosial di Tanah Papua (YP3SP), Maria Latumahina, mengungkapkan latar belakang terbentuknya yayasan tersebut. Saat ditemui wartawan PinFunPapua.com di Sentul, Senin (17/11/2025), Maria menegaskan bahwa YP3SP lahir dari dorongan pribadi untuk berkontribusi dalam perjuangan masyarakat Papua menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan.
Maria menjelaskan bahwa gagasan mendirikan YP3SP berawal dari pemikiran sederhana: bagaimana menyatukan kekuatan dan potensi yang ada untuk menolak dan melawan ketidakadilan yang selama ini dirasakan masyarakat Papua. Ia menilai bahwa masih banyak persoalan sosial dan relasi antara masyarakat dengan lingkungannya yang menunjukkan ketidaksetaraan dan merugikan masyarakat lokal.
“Sebetulnya saya hanya mencoba bergabung dan menyatukan kekuatan, karena saya merasa ada yang bisa saya kontribusikan dalam perjuangan seluruh masyarakat Papua untuk menolak dan melawan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ketidakadilan tersebut tampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu membuat masyarakat merasakan tekanan dan ketidaknyamanan, sehingga memunculkan kebutuhan untuk bergerak bersama mendorong perubahan sosial.
Pada pertemuan awal bersama sejumlah pihak, Maria juga menyinggung bahwa seluruh orang yang hidup dan besar di tanah Papua memiliki tanggung jawab moral terhadap tanah dan masyarakat yang telah membesarkan mereka. Dari pemikiran tersebut, ia merasa terpanggil mengambil peran melalui YP3SP.
“Orang dilahirkan di atas tanah ini, dibesarkan oleh tanah ini dan oleh orang-orang yang hidup di atas tanah ini. Dari situ kita bertanya, apa sebenarnya tanggung jawab kita? Dan saya merasa, ini bagian dari tanggung jawab saya. Itulah yang mendasari hadirnya YP3SP,” katanya.
Maria menegaskan bahwa YP3SP dibangun untuk menjadi wadah penyatuan kekuatan, pengetahuan, dan kemampuan berbagai pihak yang peduli terhadap perubahan sosial di Papua. Ia berharap yayasan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat dan mengurangi ketidakadilan yang selama ini terjadi.(red)
