0-0x0-0-0#
MANOKWARI, PinFunPapua.com — Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan, melalui Asisten III Otto Parorongan, secara resmi menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat. Jabatan tersebut kini diemban oleh Dorus Orocomna, S.Sos., M.M., menggantikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas, Ir. Heribertus Heddy Wiryawan, S.T., M.Sc., yang telah memimpin instansi tersebut selama masa transisi pemerintahan.
Sertijab ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola pembangunan infrastruktur dan perumahan di Papua Barat, mengingat sektor tersebut merupakan tulang punggung percepatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan daerah. Pemerintah menilai keberlanjutan dan efektivitas program PUPR menjadi kunci tercapainya pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Otto Parorongan memberikan apresiasi tinggi kepada Heribertus Heddy Wiryawan atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin Dinas PUPR. Ia menilai kepemimpinan Heddy mampu menjaga stabilitas organisasi, memastikan kelancaran program-program strategis, serta mempertahankan koordinasi dengan kementerian terkait di tingkat nasional. Pada masa transisi yang dinamis, Heddy juga dinilai sigap dalam memastikan berbagai agenda teknis tetap berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR yang baru, Dorus Orocomna, dalam pernyataan perdananya menegaskan komitmennya untuk memimpin dengan profesional, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dengan Kementerian PUPR. Ia juga mendorong seluruh jajaran di lingkungan dinas agar bekerja lebih solid, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Papua Barat.
Pemerintah menegaskan bahwa Dinas PUPR memiliki peran strategis dalam penyediaan infrastruktur, pembangunan perumahan, dan pengembangan wilayah. Keberadaan dinas ini disebut sebagai fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta memperkuat pelayanan publik. Karena itu, seluruh staf dan pejabat teknis diminta memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru.
Sertijab ditutup dengan ajakan pemerintah kepada masyarakat Papua Barat untuk turut mendukung pembangunan daerah melalui peran serta aktif, termasuk kepatuhan dalam pembayaran pajak dan menjaga fasilitas umum. Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di Papua Barat. (JN)
